home masjid

Kisah Sufi: Mimpi dan Sepotong Roti

Selasa, 25 Februari 2025 - 17:15 WIB
Kisah ini salah satu yang dianggap menjadi karya Shah Muhammad Gwat Shattari. Ilustrasi: AI
LANGIT7.ID--Kisah berikut ini dinukil dari buku "Tales of The Dervishes" karya Idries Shah yang diterjemahkan Ahmad Bahar menjadi "Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi".

Tiga orang musafir yang sedang menempuh perjalanan jauh dan melelahkan, menjadi sahabat. Mereka berbagi suka dan duka, menyatukan semua bekal mereka.

Setelah berhari-hari lamanya, sadarlah mereka bahwa bekal yang tersisa tinggal sepotong roti dan seteguk air di kantong kulit. Mereka pun bertengkar tentang siapa yang berhak atas sisa bekal itu. Karena tidak berhasil bersepakat, mereka mencoba membagi roti dan air itu. Tetapi tetap saja mereka berselisih.

Ketika malam tiba, salah seorang mengusulkan agar sebaiknya mereka tidur saja. Setelah mereka bangun, orang yang mendapatkan mimpi yang paling hebat akan menentukan apa yang harus dilakukan.

Pagi berikutnya, ketiga musafir itu bangun saat matahari terbit.

"Inilah mimpiku," kata yang pertama. "Aku berada di tempat-tempat yang tak terlukiskan oleh kata-kata, begitu indah dan tenang. Aku berjumpa dengan seorang bijaksana yang berkata kepadaku, "Kau berhak atas roti dan air itu, sebab kehidupan masa lalu dan masa depanmu berharga dan pantas dipuji."

Baca juga: Kisah Sufi: Sejarah Teh yang Pada Awalnya Hanya Dikenal di Cina
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya