home masjid

Kisah Sufi: Emas Keberuntungan Saudagar Dermawan Abdul Malik

Jum'at, 28 Februari 2025 - 05:45 WIB
Kisah ini lebih condong pada bentuk perumpamaan daripada kebanyakan kisah sejenis. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID--Kisah berikut ini dinukil dari buku berjudul "Tales of The Dervishes" karya Idries Shah yang diterjemahkan Ahmad Bahar menjadi "Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi"

Konon hiduplah seorang saudagar bernama Abdul Malik. Ia dikenal sebagai orang baik dari Khorasan karena ia menggunakan kekayaannya yang berlimpah untuk berderma dan mengundang orang-orang miskin untuk makan.

Akan tetapi pada suatu hari, ia begitu saja memberikan sebagian besar hartanya, dan merasakan kelegaan yang jauh lebih nikmat dibandingkan ketika ia memberi hanya sebagian kecil dari segala kepunyaannya.

Kelegaan itu membuatnya memutuskan untuk mendedikasikan tiap sen miliknya demi kesejahteraan umat manusia. Dan ia melakukan keputusannya itu.

Tak lama setelah membebaskan hatinya dari segala kekayaan duniawi --dan berserah diri pada takdir kehidupannya-- ketika sedang bersembahyang, Abdul Malik melihat sosok gaib muncul dari lantai kamarnya. Sosok itu ternyata seorang lelaki; jubah perca di tubuhnya jelas jubah seorang darwis.

"Wahai Abdul Malik, manusia murah hati dari Khorasan!" sapa sosok itu. "Aku adalah dirimu sendiri, yang sekarang ini hampir nyata bagimu karena engkau telah berbuat kebajikan yang sungguh mulia; oleh karena itu, semua laku baikmu di masa lalu jadi tampak kerdil. Sebab itu, dan sebab engkau mampu melepaskan dirimu dari kekayaan tanpa merasa dirimu hebat, aku menganugerahkan kamu dari sumber anugerah yang sejati."

"Setiap hari dengan cara ini aku akan muncul di depanmu. Saat itu pukullah aku, dan aku akan berubah menjadi emas. Ambillah emas itu sebanyak yang engkau mau. Tak usah khawatir engkau menyakitiku, sebab yang kau ambil akan diganti dari sumber segala anugerah."
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya