home edukasi & pesantren

Makna Marhaban Ya Ramadhan: Mengapa Tidak Menggunakan Ahlan Wa Sahlan?

Jum'at, 28 Februari 2025 - 18:36 WIB
Marhaban ya Ramadhan, kita ucapkan untuk bulan suci itu. Ilustrasi: AI
LANGIT7.ID--Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata "marhaban" diartikan sebagai "kata seru untuk menyambut atau menghormati tamu (yang berarti selamat datang)." Ia sama dengan ahlan wa sahlanyang juga dalam kamus tersebut diartikan "selamat datang."



Prof Dr M Quraish Shihab menjelaskan walaupun keduanya berarti "selamat datang" tetapi penggunaannya berbeda. Para ulama tidak menggunakan ahlan wa sahlan untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan, melainkan "marhaban ya Ramadhan".



Ahlan terambil dari kata ahl yang berarti "keluarga", sedangkan sahlan berasal dari kata sahl yang berarti mudah. Juga berarti "dataran rendah" karena mudah dilalui, tidak seperti "jalan mendaki".

Ahlan wa sahlan, adalah ungkapan selamat datang, yang dicelahnya terdapat kalimat tersirat yaitu, "(Anda berada di tengah) keluarga dan (melangkaLkar1 kaki di) dataran rendah yang mudah."

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya