Liga Arab Sepakati Rencana Rekonstruksi Gaza dari Mesir
Nabil
Rabu, 05 Maret 2025 - 05:32 WIB
Liga Arab Sepakati Rencana Rekonstruksi Gaza dari Mesir
LANGIT7.ID-Jakarta;Liga Arab telah menyepakati rencana rekonstruksi Gaza yang diusulkan Mesir dalam pertemuan puncak di Kairo pada hari Selasa. Kesepakatan ini menjadi langkah penting bagi upaya pemulihan wilayah Palestina yang terdampak konflik.
Para pemimpin Arab juga setuju untuk mendirikan dana perwalian yang akan membiayai rekonstruksi Gaza, seraya mendorong kontribusi internasional untuk mempercepat proses pembangunan kembali.
Baca juga: Pemimpin Arab Bahas Rencana Gaza, Hamas Tolak Upaya Pengusiran Warga Palestina
Menurut komunike akhir KTT yang dilihat media, dana tersebut akan "menerima janji keuangan dari semua negara donor dan lembaga pembiayaan" untuk melaksanakan proyek-proyek rekonstruksi di wilayah Palestina.
Mereka juga memperingatkan tentang upaya apa pun untuk mengusir warga Palestina dari tanah mereka, dengan menyatakan bahwa tindakan tersebut mengancam perdamaian regional.
"Segala upaya tidak bermoral untuk mengusir rakyat Palestina atau... menganeksasi bagian mana pun dari wilayah Palestina yang diduduki akan membawa kawasan ini ke dalam fase konflik baru dan melemahkan peluang stabilitas," kata komunike akhir KTT tersebut, yang menambahkan bahwa langkah-langkah seperti itu akan menimbulkan "ancaman yang jelas terhadap... perdamaian di Timur Tengah."
Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan mengatakan Riyadh sepenuhnya menolak pelanggaran terhadap hak-hak rakyat Palestina dan mendukung solusi dua negara.
Para pemimpin Arab juga setuju untuk mendirikan dana perwalian yang akan membiayai rekonstruksi Gaza, seraya mendorong kontribusi internasional untuk mempercepat proses pembangunan kembali.
Baca juga: Pemimpin Arab Bahas Rencana Gaza, Hamas Tolak Upaya Pengusiran Warga Palestina
Menurut komunike akhir KTT yang dilihat media, dana tersebut akan "menerima janji keuangan dari semua negara donor dan lembaga pembiayaan" untuk melaksanakan proyek-proyek rekonstruksi di wilayah Palestina.
Mereka juga memperingatkan tentang upaya apa pun untuk mengusir warga Palestina dari tanah mereka, dengan menyatakan bahwa tindakan tersebut mengancam perdamaian regional.
"Segala upaya tidak bermoral untuk mengusir rakyat Palestina atau... menganeksasi bagian mana pun dari wilayah Palestina yang diduduki akan membawa kawasan ini ke dalam fase konflik baru dan melemahkan peluang stabilitas," kata komunike akhir KTT tersebut, yang menambahkan bahwa langkah-langkah seperti itu akan menimbulkan "ancaman yang jelas terhadap... perdamaian di Timur Tengah."
Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan mengatakan Riyadh sepenuhnya menolak pelanggaran terhadap hak-hak rakyat Palestina dan mendukung solusi dua negara.