Mendagri Minta Pemprov Sulteng Genjot Sektor Pertanian dan Perikanan
Ahmad zuhdi
Jum'at, 24 September 2021 - 21:15 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (foto: kemendagri.go.id)
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), termasuk kabupaten/kota di wilayah tersebut diharapkan dapat menggenjot sektor pertanian dan perikanan. Alasannya, dua sektor itu permintaannya terbilang tinggi, meski di tengah pandemi Covid-19.
"Saya memberikan saran kepada teman-teman di Provinsi (Sulteng) dan kabupaten/kota untuk menggejot sektor pertanian dan perikanan, karena dua ini masih positif semua, permintaan, demand-nya tinggi sekali," kata Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian saat kunjungan kerja ke Provinsi Sulteng, Jumat (24/9).
Baca juga:Pantau Persiapan PON XX 2021, Kominfo Dukung Layanan Telekomunikasi dan Media Center
Mantan Kapolri ini menilai, Gubernur Sulteng telah memiliki konsep untuk menggenjot kedua sektor tersebut. Dirinya juga menanggapi, rencana Gubernur Sulteng untuk memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai bentuk bantuan kepada para petani dan nelayan. Upaya tersebut, kata dia, dinilai penting, sehingga perlu didorong oleh Himpunan Bank Negara (Himbara).
Sementara itu, Gubernur Sulteng Rusdy Mastura mengatakan, dirinya telah menandatangani program KUR sebesar Rp5 triliun dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Program tersebut dilakukan untuk membantu sektor pertanian dan perikanan. Supaya program itu dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, dirinya juga telah menggandeng bupati dan wali kota di Provinsi Sulteng.
Rusdy menjelaskan, masyarakat perlu mengetahui bahwa berdasarkan ketentuan, pinjaman di bawah Rp 100 juta tidak membutuhkan jaminan. Dengan pemahaman itu, masyarakat diharapkan bersedia mengambil pinjaman di bank.
Baca juga:7 Hal Ini Bisa Dilakukan agar Hidupmu Berkah
"Saya memberikan saran kepada teman-teman di Provinsi (Sulteng) dan kabupaten/kota untuk menggejot sektor pertanian dan perikanan, karena dua ini masih positif semua, permintaan, demand-nya tinggi sekali," kata Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian saat kunjungan kerja ke Provinsi Sulteng, Jumat (24/9).
Baca juga:Pantau Persiapan PON XX 2021, Kominfo Dukung Layanan Telekomunikasi dan Media Center
Mantan Kapolri ini menilai, Gubernur Sulteng telah memiliki konsep untuk menggenjot kedua sektor tersebut. Dirinya juga menanggapi, rencana Gubernur Sulteng untuk memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai bentuk bantuan kepada para petani dan nelayan. Upaya tersebut, kata dia, dinilai penting, sehingga perlu didorong oleh Himpunan Bank Negara (Himbara).
Sementara itu, Gubernur Sulteng Rusdy Mastura mengatakan, dirinya telah menandatangani program KUR sebesar Rp5 triliun dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Program tersebut dilakukan untuk membantu sektor pertanian dan perikanan. Supaya program itu dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, dirinya juga telah menggandeng bupati dan wali kota di Provinsi Sulteng.
Rusdy menjelaskan, masyarakat perlu mengetahui bahwa berdasarkan ketentuan, pinjaman di bawah Rp 100 juta tidak membutuhkan jaminan. Dengan pemahaman itu, masyarakat diharapkan bersedia mengambil pinjaman di bank.
Baca juga:7 Hal Ini Bisa Dilakukan agar Hidupmu Berkah