Imam Salat Tarawih Baiknya Memilih Bacaan Surat-Surat Panjang Apa Pendek?
Miftah yusufpati
Rabu, 12 Maret 2025 - 03:00 WIB
Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, Barang siapa mengimami orang banyak maka ringankanlah salatnya (pendekkanlah bacaannya). Ilustrasi: Quora
LANGIT7.ID-- Salah satu adab imam salat adalah memperpendek bacaan salat. Dengan arti lain, imam tidak memanjang-memanjangkan salat karena kondisi setiap makmum berbeda. Dengan kata lain, seorang imam harus memahami bahwa keadaan setiap makmum beraneka ragam. Memanjangkan salat bagi imam dianggap sebagai tindakan yang tidak dibenarkan dan mencerminkan sikap yang tidak bijaksana.
Imam an-Nawawi, ulama besar mazhab Syafi'i, sebagaimana yang tercantum dalam Kitab Induk Doa dan Zikir Terjemah dari Kitab al-Adzkar, mengatakan jika menjadi imam, maka memilih membaca surat dengan tahfif (ringan), kecuali telah mengetahui makmum menyukai bacaan yang panjang.
Rasulullah SAW pun memerintahkan siapa saja yang menjadi imam dalam salat berjamaah untuk meringankan salat karena bagaimanapun keadaan masing-masing makmum berbeda-beda. Hal tersebut tercantum dalam hadis berikut ini:
وَكَانَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَى الْأَئِمَّةَ عَنِ التَّطْوِيْلِ بِالنَّاسِ وَيَقُولُ اِذَاصَلَّى أَحَدُكُمْ لِلنَّاسِ فَلْيُخَفِّفْ فَاِنَّ فِيْهِمُ الضَّعِيْفَ وَالسَّقِيْمَ وَالْكَبِيْرَ وَذَاالْحَاجَةِ فَاِذَاصَلَّى لِنَفْسِهِ فَلْيُطَوِّلْ مَاشَاءَ. وَكَانَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُخَفِّفُ الصَّلَاةَ مَعَ اِتْمَامِهَا.
Dari Abu Hurairah ra, "Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, 'Barang siapa mengimami orang banyak maka ringankanlah salatnya (pendekkanlah bacaannya), karena di antara mereka terdapat anak kecil, orang tua, orang lemah, dan orang-orang yang mempunyai keperluan. Dan jika salat sendirian, maka salatlah semaunya (panjang bacaan)," (HR Muslim).
Baca juga: Salat Tarawih di Masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz 39 Rakaat Termasuk Witir
Mengutip buku "Penuntun Mengerjakan Shalat Tahajud" oleh Achmad Al-Firdaus, Rasulullah sendiri bahkan pernah menegur Mu'adz bin Jabal karena menjadi imam dalam salat Isya dan membaca ayat yang panjang. Rasulullah bersabda:
Imam an-Nawawi, ulama besar mazhab Syafi'i, sebagaimana yang tercantum dalam Kitab Induk Doa dan Zikir Terjemah dari Kitab al-Adzkar, mengatakan jika menjadi imam, maka memilih membaca surat dengan tahfif (ringan), kecuali telah mengetahui makmum menyukai bacaan yang panjang.
Rasulullah SAW pun memerintahkan siapa saja yang menjadi imam dalam salat berjamaah untuk meringankan salat karena bagaimanapun keadaan masing-masing makmum berbeda-beda. Hal tersebut tercantum dalam hadis berikut ini:
وَكَانَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَى الْأَئِمَّةَ عَنِ التَّطْوِيْلِ بِالنَّاسِ وَيَقُولُ اِذَاصَلَّى أَحَدُكُمْ لِلنَّاسِ فَلْيُخَفِّفْ فَاِنَّ فِيْهِمُ الضَّعِيْفَ وَالسَّقِيْمَ وَالْكَبِيْرَ وَذَاالْحَاجَةِ فَاِذَاصَلَّى لِنَفْسِهِ فَلْيُطَوِّلْ مَاشَاءَ. وَكَانَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُخَفِّفُ الصَّلَاةَ مَعَ اِتْمَامِهَا.
Dari Abu Hurairah ra, "Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, 'Barang siapa mengimami orang banyak maka ringankanlah salatnya (pendekkanlah bacaannya), karena di antara mereka terdapat anak kecil, orang tua, orang lemah, dan orang-orang yang mempunyai keperluan. Dan jika salat sendirian, maka salatlah semaunya (panjang bacaan)," (HR Muslim).
Baca juga: Salat Tarawih di Masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz 39 Rakaat Termasuk Witir
Mengutip buku "Penuntun Mengerjakan Shalat Tahajud" oleh Achmad Al-Firdaus, Rasulullah sendiri bahkan pernah menegur Mu'adz bin Jabal karena menjadi imam dalam salat Isya dan membaca ayat yang panjang. Rasulullah bersabda: