Syiar Ramadhan, Mahasiswa Disabilitas Unesa Belajar Mengaji dengan Braille dan Isyarat
Tim langit 7
Jum'at, 14 Maret 2025 - 15:09 WIB
Mahasiswa disabilitas Unesa belajar mengaji dengan braille dan bahasa isyarat.Foto/ist
Menyemarakkan Ramadhan, Subdirektorat Pusat Unggulan Iptek Disabilitas, Direktorat Unesa Science Center, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar kegiatan "Belajar Mengaji Braille" di Gedung Science Center.
Menurut Kasubdit PUI Disabilitas, Budiyanto, kegiatan ini bertujuan memberikan ruang bagi mahasiswa disabilitas dalam belajar, berbagi, dan berkontribusi selama bulan suci Ramadan.
Guru besar bidang inklusi Unesa itu menambahkan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan inklusif bagi seluruh mahasiswa.
Selain belajar mengaji braille, rangkaian acara juga mencakup kegiatan mengaji dengan bahasa isyarat bagi mahasiswa tuli dan disabilitas lainnya.
Baca juga:PBNU Gelar Mudik Gratis 25 Maret, Prioritas Peserta Disabilitas dan Guru Ngaji
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga 21 Maret 2025. “Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan di bulan Ramadhan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta,” ujar dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) itu.
Ibrahim, koordinator mahasiswa disabilitas, menjadi pemandu dalam sesi belajar Al-Qur’an braille. Ia membantu peserta dalam memahami makhorijul huruf hijaiyah serta membimbing mereka dalam melafalkan setiap huruf yang telah dipetakan menggunakan alat bantu braille.
Menurut Kasubdit PUI Disabilitas, Budiyanto, kegiatan ini bertujuan memberikan ruang bagi mahasiswa disabilitas dalam belajar, berbagi, dan berkontribusi selama bulan suci Ramadan.
Guru besar bidang inklusi Unesa itu menambahkan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan inklusif bagi seluruh mahasiswa.
Selain belajar mengaji braille, rangkaian acara juga mencakup kegiatan mengaji dengan bahasa isyarat bagi mahasiswa tuli dan disabilitas lainnya.
Baca juga:PBNU Gelar Mudik Gratis 25 Maret, Prioritas Peserta Disabilitas dan Guru Ngaji
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga 21 Maret 2025. “Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan di bulan Ramadhan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta,” ujar dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) itu.
Ibrahim, koordinator mahasiswa disabilitas, menjadi pemandu dalam sesi belajar Al-Qur’an braille. Ia membantu peserta dalam memahami makhorijul huruf hijaiyah serta membimbing mereka dalam melafalkan setiap huruf yang telah dipetakan menggunakan alat bantu braille.