Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut, Sering Ganti Sikat Gigi
Fajar adhitya
Senin, 17 Maret 2025 - 21:15 WIB
Foto: Freepik.com
LANGIT7.ID-Jakarta; Mengganti sikat gigi secara rutin sangat penting untuk menjaga kesehatan mulut secara jangka panjang.
Ditulis laman Well and Good, sikat gigi dapat menjadi tempat menumpuknya bakteri yang bisa membuat peradangan awal dari penyakit gusi.
"Disarankan untuk mengganti sikat gigi setiap tiga hingga empat bulan," ujar Naomi Goldman, DDS, dokter gigi kosmetik dan restoratif di Levy Goldman Dentistry.
Dr. Goldman menjelaskan bahwa bulu sikat gigi berfungsi seperti spons, menyerap bakteri dan mikroorganisme dari mulut Anda setiap kali Anda menyikat gigi.
"Semakin lama Anda menggunakan sikat gigi, semakin banyak kuman yang terkumpul. Jika tidak menggantinya setiap tiga hingga empat bulan, risiko penyebaran infeksi di mulut Anda akan meningkat," ujarnya.
Selain itu, sikat gigi yang tidak diganti berarti bulu sikat gigi akan rusak seiring waktu yang membuat lebih sulit untuk membersihkan gigi secara efektif. Hal ini pada gilirannya dapat menyebabkan penumpukan plak atau bakteri, yang dapat meningkatkan risiko masalah gigi seperti gigi berlubang atau penyakit gusi.
Penyakit gusi juga bisa menyebabkan gigi tanggal karena gusi kehilangan dukungan untuk menahan gigi pada tempatnya. Studi juga telah mengaitkan risiko penyakit gusi dengan peningkatan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes bahkan kanker.
Ditulis laman Well and Good, sikat gigi dapat menjadi tempat menumpuknya bakteri yang bisa membuat peradangan awal dari penyakit gusi.
"Disarankan untuk mengganti sikat gigi setiap tiga hingga empat bulan," ujar Naomi Goldman, DDS, dokter gigi kosmetik dan restoratif di Levy Goldman Dentistry.
Dr. Goldman menjelaskan bahwa bulu sikat gigi berfungsi seperti spons, menyerap bakteri dan mikroorganisme dari mulut Anda setiap kali Anda menyikat gigi.
"Semakin lama Anda menggunakan sikat gigi, semakin banyak kuman yang terkumpul. Jika tidak menggantinya setiap tiga hingga empat bulan, risiko penyebaran infeksi di mulut Anda akan meningkat," ujarnya.
Selain itu, sikat gigi yang tidak diganti berarti bulu sikat gigi akan rusak seiring waktu yang membuat lebih sulit untuk membersihkan gigi secara efektif. Hal ini pada gilirannya dapat menyebabkan penumpukan plak atau bakteri, yang dapat meningkatkan risiko masalah gigi seperti gigi berlubang atau penyakit gusi.
Penyakit gusi juga bisa menyebabkan gigi tanggal karena gusi kehilangan dukungan untuk menahan gigi pada tempatnya. Studi juga telah mengaitkan risiko penyakit gusi dengan peningkatan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes bahkan kanker.