LANGIT7.ID-Jakarta; Mengganti sikat gigi secara rutin sangat penting untuk menjaga kesehatan mulut secara jangka panjang.
Ditulis laman Well and Good, sikat gigi dapat menjadi tempat menumpuknya bakteri yang bisa membuat peradangan awal dari penyakit gusi.
"Disarankan untuk mengganti sikat gigi setiap tiga hingga empat bulan," ujar Naomi Goldman, DDS, dokter gigi kosmetik dan restoratif di Levy Goldman Dentistry.
Dr. Goldman menjelaskan bahwa bulu sikat gigi berfungsi seperti spons, menyerap bakteri dan mikroorganisme dari mulut Anda setiap kali Anda menyikat gigi.
"Semakin lama Anda menggunakan sikat gigi, semakin banyak kuman yang terkumpul. Jika tidak menggantinya setiap tiga hingga empat bulan, risiko penyebaran infeksi di mulut Anda akan meningkat," ujarnya.
Selain itu, sikat gigi yang tidak diganti berarti bulu sikat gigi akan rusak seiring waktu yang membuat lebih sulit untuk membersihkan gigi secara efektif. Hal ini pada gilirannya dapat menyebabkan penumpukan plak atau bakteri, yang dapat meningkatkan risiko masalah gigi seperti gigi berlubang atau penyakit gusi.
Penyakit gusi juga bisa menyebabkan gigi tanggal karena gusi kehilangan dukungan untuk menahan gigi pada tempatnya. Studi juga telah mengaitkan risiko penyakit gusi dengan peningkatan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes bahkan kanker.
Meskipun penggantian sikat gigi secara teratur penting, membersihkan sikat gigi di sela-sela penggunaan juga merupakan ide yang baik. Dr. Lai menyarankan untuk membilas sikat gigi secara menyeluruh dengan air panas setelah setiap penggunaan untuk membuang sisa pasta gigi dan partikel makanan, sehingga mengurangi pertumbuhan bakteri.
Disarankan untuk menyimpan sikat gigi sejauh mungkin dari toilet dan menutup tutup toilet saat menyiramnya, untuk mengurangi risiko penyebaran partikel bakteri ke udara atau ke permukaan kamar mandi lainnya.
"Penyimpanan yang tepat juga berperan dalam menjaga kebersihan sikat gigi Anda. Sikat gigi Anda harus disimpan dalam posisi berdiri tegak sehingga dapat benar-benar kering setiap kali digunakan, yang membantu mencegah pertumbuhan bakteri," ujarnya.(*)
(lam)