home edukasi & pesantren

Harus Jaga Marwah, Kampus Muhammadiyah Jangan Asal Beri Gelar Profesor Kehormatan

Jum'at, 11 April 2025 - 08:37 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. Foto/dok
Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA) tidak boleh sembarangan memberikan gelar profesor kehormatan. PTMA harus menjaga marwah.

Pernyataan ini disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir saat pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Jebul Suroso, S.Kep., Ns., M.Kep. di Auditorium Ukhuwah Islamiyah Kampus I UMP.

Jebul Suroso dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ilmu Manajemen Keperawatan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Haedar menekankan pentingnya peningkatan jumlah guru besar di PTMA untuk memberikan dampak signifikan bagi kualitas dan peran strategis institusi.

Baca juga:Ceramah Halal Bihalal di UMM, Muhadjir Effendy Ajak Lestarikan Budaya dan Regenerasi Akademik

“Dengan bertambahnya guru besar, harus ada keunggulan kualitatif yang nyata, tidak hanya memenuhi standar akreditasi institusi, tetapi juga meningkatkan peran PTMA dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun peradaban,” ujarnya.

Namun, ia mengingatkan agar PTMA tidak terjebak dalam tren memberikan gelar profesor kehormatan secara sembarangan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya