home edukasi & pesantren

Penyaluran Tunjangan Guru Secara Langsung Telah Melebihi Target Nasional

Senin, 14 April 2025 - 09:30 WIB
Mendikdasmen Abdul Muti dalam sambutannya saat peluncuran resmi kebijakan Penyaluran Tunjangan Guru Secara Langsung. Foto: dok. Kemdikbud
Kebijakan penyaluran tunjangan langsung ke rekening guru di berbagai daerah, disebutkan telah menunjukan tren positif sejak diluncurkan pada 13 Maret 2025.

Capaian positif di daerah tersebut turut berpengaruh secara nasional. Klaim keberhasilan ini mengacu pada target hingga triwulan I-2025 yang semula direncanakan sekira 200 ribuan, kenyataannya melesat melebihi target mencapai 587.905 atau sekira 40% dari total sasaran.

Kecepatan daerah-daerah tersebut dalam penyaluran tunjangan guru antara lain dipengaruhi oleh beberapa faktor kunci, yakni kepedulian guru dalam melakukan pemutakhiranData Pokok Pendidikan (Dapodik), keaktifan guru dalam verifikasi dan validasi rekening pada Info GTK, serta respons cepat pemerintah daerah dalam memproses Surat Keterangan Tunjangan Profesi (SKTP) bagi guru yang datanya dinyatakan valid.

Baca juga:Presiden Sahkan Tunjangan Guru Ditransfer Langsung ke Rekening

"Sebanyak 587.905 guru ASN Daerah atau sekira 40% dari 1.476.964 guru, telah menerima transfer langsung tunjangan guru. Penyaluran ini dilakukan secara bertahap dan terus diupayakan agar berlangsung lebih cepat, efisien, dan akuntabel," ujar Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG), Nunuk Suryani, mengutip laman resmi Kemdikbud.go.id.

Adapun daerah dengan persentase penyaluran tertinggi adalah Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, dengan capaian penyaluran mencapai 93%. Disusul oleh Provinsi Papua Selatan (92%), Kota Bengkulu (91%), Kota Magelang, Jawa Tengah (88%), dan Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu (85%).

Tidak hanya itu, sebanyak 146.608 guru non-ASN (setara dengan 37%) juga telah menerima tunjangan profesi guru. Termasuk 71.166 guru non-ASN yang telah memperoleh tunjangan sebesar Rp2 juta per bulan, seperti yang diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2024.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya