Harga Emas Melonjak, Produk Cicil Emas BSI Tembus Rp7,37 Triliun! Nasabah Berbondong-bondong Investasi
Nabil
Jum'at, 18 April 2025 - 16:52 WIB
Harga Emas Melonjak, Produk Cicil Emas BSI Tembus Rp7,37 Triliun! Nasabah Berbondong-bondong Investasi
LANGIT7.ID-Jakarta;PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) kembali mencetak prestasi gemilang di awal tahun 2025 lewat produk andalannya, Cicil Emas (Cilem). Hingga akhir Maret 2025, total pembiayaan Cicil Emas BSI berhasil menembus angka Rp7,37 triliun, naik fantastis 168,64% secara tahunan. Lonjakan ini tak lepas dari tren harga emas yang terus melambung dan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berinvestasi pada instrumen yang aman dan stabil.
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, menyebut bahwa emas menjadi pilihan investasi paling aman (safe haven) di tengah ketidakpastian ekonomi global. Lewat skema Cicil Emas BSI, masyarakat kini bisa memiliki emas logam mulia dengan harga saat ini dan membayarnya secara mencicil, sesuai nominal dan jangka waktu yang diinginkan.
“Di BSI sendiri, masyarakat bisa cicil emas dengan mekanisme cicilan sesuai nominal dan jangka waktu yang diinginkan, artinya sangat mudah tapi memberikan manfaat untuk persiapan kebutuhan di masa mendatang. Apalagi untuk kebutuhan krusial di kurun waktu 3-5 tahun mendatang. Seperti kebutuhan biaya pendidikan anak, biaya pelunasan haji, biaya pernikahan dan kebutuhan lainnya,” ujar Anton, dikutip Jumat (18/4/2025).
Tak hanya Cicil Emas, portofolio pembiayaan emas BSI secara keseluruhan juga mencetak kenaikan signifikan. Kombinasi produk Cicil Emas dan Gadai Emas tercatat mencapai Rp14,33 triliun—naik hampir 82% dibandingkan tahun sebelumnya. Khusus untuk Gadai Emas, nilainya telah menembus Rp6,96 triliun atau tumbuh 35,65% secara tahunan.
Pertumbuhan ini turut ditopang oleh optimisme terhadap harga emas di masa depan. Anton memproyeksikan harga emas berpotensi menembus US$3.200 per troy ounce dalam jangka menengah, bahkan bisa melonjak hingga US$4.500 per troy ounce pada akhir 2025.
Aman, Mudah, & Bebas Antrian
Anton menekankan bahwa kemudahan akses dan keamanan transaksi menjadi kunci keberhasilan produk-produk emas BSI.
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, menyebut bahwa emas menjadi pilihan investasi paling aman (safe haven) di tengah ketidakpastian ekonomi global. Lewat skema Cicil Emas BSI, masyarakat kini bisa memiliki emas logam mulia dengan harga saat ini dan membayarnya secara mencicil, sesuai nominal dan jangka waktu yang diinginkan.
“Di BSI sendiri, masyarakat bisa cicil emas dengan mekanisme cicilan sesuai nominal dan jangka waktu yang diinginkan, artinya sangat mudah tapi memberikan manfaat untuk persiapan kebutuhan di masa mendatang. Apalagi untuk kebutuhan krusial di kurun waktu 3-5 tahun mendatang. Seperti kebutuhan biaya pendidikan anak, biaya pelunasan haji, biaya pernikahan dan kebutuhan lainnya,” ujar Anton, dikutip Jumat (18/4/2025).
Tak hanya Cicil Emas, portofolio pembiayaan emas BSI secara keseluruhan juga mencetak kenaikan signifikan. Kombinasi produk Cicil Emas dan Gadai Emas tercatat mencapai Rp14,33 triliun—naik hampir 82% dibandingkan tahun sebelumnya. Khusus untuk Gadai Emas, nilainya telah menembus Rp6,96 triliun atau tumbuh 35,65% secara tahunan.
Pertumbuhan ini turut ditopang oleh optimisme terhadap harga emas di masa depan. Anton memproyeksikan harga emas berpotensi menembus US$3.200 per troy ounce dalam jangka menengah, bahkan bisa melonjak hingga US$4.500 per troy ounce pada akhir 2025.
Aman, Mudah, & Bebas Antrian
Anton menekankan bahwa kemudahan akses dan keamanan transaksi menjadi kunci keberhasilan produk-produk emas BSI.