home global news

Temuan Unsur Babi pada Jajanan Anak, PBNU Minta Sertifikasi Halal Dievaluasi

Rabu, 23 April 2025 - 15:21 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf meminta agar mekanisme sertifikasi halal dievaluasi ulang. Foto: Istimewa.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staqufmeminta agar mekanisme sertifikasi halal dievaluasi ulang.

Hal tersebut disampaikan Yahya Cholil seiring temuan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada sembilan produk pangan olahan yang mengandung unsurbabi.

Baca juga: Daftar Produk Makanan Olahan Mengandung Babi, BPJPH: Ada yang Bersertifikat Halal

"Itu berarti kalau masih ada produk label halal ternyata masih ada unsur non-halal, yang mengesahkan kehalalannya siapa? Yang mengeluarkan sertifikatnya siapa? Harus ada mekanisme yang di-review," kata Gus Yahya di Jakarta, dikutip Rabu (23/4/2025).

Gus Yahya menekankan pentingnya untuk menelusuri lebih lanjut lembaga pemeriksa halal. Ia bahkan menyebut pemerintah saat ini yang menjalankan proses sertifikasi halal bertanggung jawab atas temuan BPJPH-BPOM tadi.

"Saya kira harus diurus. Makanan itu yg memeriksa siapa lembaga pemeriksa halalnya? Dan pemeriksa prosesnya. Nanti ketahuan siapa lembaga pemeriksa halalnya," kata dia.

Baca juga: BPJPH dan BPOM Temukan 9 Produk Makanan Bersertifikat Halal Mengandung Babi
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya