Waspada Diabetes Tipe 1 pada Anak-Anak, Kenali Tanda-tandanya
Fajar adhitya
Kamis, 01 Mei 2025 - 07:13 WIB
Waspada Diabetes Tipe 1 pada Anak-Anak, Kenali Tanda-tandanya
LANGIT7.ID-Jakarta; Diabetes melitus tipe 1 terjadi karena pankreas tidak bisa memproduksi atau hanya bisa menghasilkan sangat sedikit insulin, hormon yang membantu gula darah masuk ke sel-sel tubuh untuk digunakan sebagai energi.
Tanpa insulin, gula darah tidak bisa masuk ke sel-sel tubuh dan menumpuk di aliran darah. Kadar glukosa yang tinggi di dalam darah bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan.
"Anak bisa terkena diabetes melitus atau kencing manis, yang sering dijumpai adalah dengan DM tipe 1, di mana terjadi kekurangan insulin," ujar Dr. dr. Nur Rochmah, Sp.A, Subsp.Endo(K) dari Unit Kerja Koordinasi Endokrinologi Ikatan Dokter Anak Indonesia dalam seminar mengenai pengelolaan diabetes melitus tipe 1 atau DM 1 pada anak yang diikuti di Jakarta.
Meskipun bisa terjadi pada semua usia, diabetes tipe 1 lebih sering dijumpai pada anak-anak, remaja, dan anak muda.
"Yang sering dijumpai pada anak-anak adalah DM tipe 1, ini terjadi kerusakan pada pabrik insulin. Maka anak-anak akan perlu memakai insulin untuk seumur hidupnya," ujar dokter Nur.
Gejala klinis yang sering dilaporkan terjadi pada anak dengan diabetes melitus tipe 1, menurut dokter Nur, antara lain banyak makan dan minum serta berat badannya turun.
"Pada kondisi berat akan datang ketoasidosis diabetikum (DKA), yaitu anaknya mual, muntah, datang dengan kurang kesadaran dan sesak," ujarnya.
Tanpa insulin, gula darah tidak bisa masuk ke sel-sel tubuh dan menumpuk di aliran darah. Kadar glukosa yang tinggi di dalam darah bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan.
"Anak bisa terkena diabetes melitus atau kencing manis, yang sering dijumpai adalah dengan DM tipe 1, di mana terjadi kekurangan insulin," ujar Dr. dr. Nur Rochmah, Sp.A, Subsp.Endo(K) dari Unit Kerja Koordinasi Endokrinologi Ikatan Dokter Anak Indonesia dalam seminar mengenai pengelolaan diabetes melitus tipe 1 atau DM 1 pada anak yang diikuti di Jakarta.
Meskipun bisa terjadi pada semua usia, diabetes tipe 1 lebih sering dijumpai pada anak-anak, remaja, dan anak muda.
"Yang sering dijumpai pada anak-anak adalah DM tipe 1, ini terjadi kerusakan pada pabrik insulin. Maka anak-anak akan perlu memakai insulin untuk seumur hidupnya," ujar dokter Nur.
Gejala klinis yang sering dilaporkan terjadi pada anak dengan diabetes melitus tipe 1, menurut dokter Nur, antara lain banyak makan dan minum serta berat badannya turun.
"Pada kondisi berat akan datang ketoasidosis diabetikum (DKA), yaitu anaknya mual, muntah, datang dengan kurang kesadaran dan sesak," ujarnya.