home edukasi & pesantren

Benarkah Ada Sahabat Nabi yang Pernah Sampai ke Indonesia?

Selasa, 13 Juli 2021 - 09:51 WIB
Peta Sumatera tempo dulu (foto: istimewa)
Peneliti sekaligus pengamat sejarah Islam, Ustadz Asep Sobari, angkat suara terkait informasi di jagad maya yang menyebut ada sahabat Nabi Muhammad SAW yang pernah ke Indonesia atau Nusantara.

Informasi itu bersandar pada peristiwa hijrah Rasulullah dan para sahabat ke negeri Habasyah atau Ethiopia. Saat berada di Habasyah ternyata terdapat sahabat sempat melakukan perjalanan ke nusantara melalui kota pelabuhan Barus di Tapanuli Tengah pesisir barat Sumatera. Kedatangan sahabat nabi ke Barus itu diklaim menjadi awal Islam masuk ke Indonesia.

Nama yang paling sering disebut adalah Sa’ad bin Abi Waqqash dan keturunan Muadz bin Jabal. Sa’ad bin Waqqash diklaim pernah singgah ke Barus saat melakukan misi perjalanan ke Cina. Sementara keturunan Muadz bin Jabal dianggap pernah menetap di daerah tersebut.

Ustadz Asep Sobari menyebut ada beberapa persoalan terkait potongan sejarah yang terlanjur beredar di jagad maya itu. Persoalan pertama terkait Barus itu sendiri. Sebagai kawasan pesisir Sumatera, tentu saja menjadi salah satu pintu masuk pelayaran antarwilayah, baik dari sekitar Asia Tenggara atau pun dengan bagian timur Cina, bagian barat ke Indonesia, hingga tembus ke Timur Tengah.

Salah satu video yang beredar di Youtube yang menyebut ada dua Sahabat Nabi yang pernah sampai ke Nusantara.

“Memang tantangan besar dalam kajian sejarah, terkait dengan isu awal mula Islam masuk ke Nusantara. Tentu daerah-daerah pesisir itu merupakan daerah potensial yang menjadi lokasi pertama kedatangan dan perkembangan Islam di mana pun. Karena tentu saja, jalur transportasi yang berkembang pada masa itu adalah jalur laut,” ucap Asep Sobari dalam seri Podcast Sirah Community Indonesia (SCI) secara daring, Senin malam (13/7/2021).

Selain itu, Hubungan perdagangan antara Arab dan Cina sudah terbangun jauh sebelum masa Rasulullah SAW. Banyak literatur yang membuktikan hal itu. Bisa ditemukan dalam buku-buku sejarawan Islam seperti Ath-Thabari atau Al-Ya'qubi. Perdagangan itu sudah terhubung dengan adanya barang-barang dari Cina sampai ke Arab, dan barang-barang Afrika melalui Arab ke Cina. Hubungan dagang itu kuat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
sejarah islam sejarah nusantara
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya