Al-Qur'an Nyatakan Hakekatnya Semua Rasul Mengajarkan Pesan Risalah Sama
Miftah yusufpati
Ahad, 04 Mei 2025 - 05:15 WIB
William Montgomery Watt. Foto: AP
LANGIT7.ID-Persepsi Al-Qur'an tentang agama-agama lain di luar Islam, khususnya Yahudi dan Kristen, tak pelak lagi, tergantung atas tingkatan pemahaman historis mutakhir di Makkah dan letak Arabia sekitar tahun 600 Masehi.
"Tingkatan pemahaman ini jelas-jelas bersifat mendasar bagi persepsi tersebut," tulis tulis William Montgomery Watt dalam bukunya yang diterjemahkan Zaimudin berjudul "Titik Temu Islam dan Kristen, Persepsi dan Salah Persepsi" (Gaya Media Pratama Jakarta, 1996.
William Montgomery Watt adalah pakar studi-studi keislaman dari Britania Raya, salah seorang orientalis dan sejarawan utama tentang Islam di dunia Barat.
Menurutnya, Bangsa Arab tidak mempunyai dokumen sejarah tertulis. Ada beberapa prasasti dari kerajaan-kerajaan terdahulu, namun apabila orang dapat membacanya masih diragukan karena masih tetap kurang mengapresiasikan signifikansinya.
"Jadi bagi bangsa Arab, sejarah itu tergantung kepada tradisi oral dari mulut ke mulut," katanya.
Baca juga: Persepsi Al-Quran tentang Kristen Menurut William Montgomery Watt
"Tingkatan pemahaman ini jelas-jelas bersifat mendasar bagi persepsi tersebut," tulis tulis William Montgomery Watt dalam bukunya yang diterjemahkan Zaimudin berjudul "Titik Temu Islam dan Kristen, Persepsi dan Salah Persepsi" (Gaya Media Pratama Jakarta, 1996.
William Montgomery Watt adalah pakar studi-studi keislaman dari Britania Raya, salah seorang orientalis dan sejarawan utama tentang Islam di dunia Barat.
Menurutnya, Bangsa Arab tidak mempunyai dokumen sejarah tertulis. Ada beberapa prasasti dari kerajaan-kerajaan terdahulu, namun apabila orang dapat membacanya masih diragukan karena masih tetap kurang mengapresiasikan signifikansinya.
"Jadi bagi bangsa Arab, sejarah itu tergantung kepada tradisi oral dari mulut ke mulut," katanya.
Baca juga: Persepsi Al-Quran tentang Kristen Menurut William Montgomery Watt