home global news

Di Mumbai, Menbud Fadli Zon Jajaki Kolaborasi Budaya untuk Museum Indonesia

Ahad, 04 Mei 2025 - 21:01 WIB
Di Mumbai, Menbud Fadli Zon Jajaki Kolaborasi Budaya untuk Museum Indonesia
LANGIT7.ID-Mumbai;Masih dalam rangkaian WAVES Summit 2025, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon melanjutkan lawatan kenegaraan dengan melakukan ekskursi budaya ke beberapa museum dan situs bersejarah di kota Mumbai, India. Salah satunya Museum Chhatrapati Shivaji Maharaj Vastu Sangrahalaya (CSMVS).

Pada kesempatan kunjungan tersebut, Menteri Fadli Zon menyebutkan bahwa sebagai sebuah museum, CSMVS menyimpan lebih dari 70.000 koleksi dari berbagai wilayah di India, termasuk artefak Peradaban Lembah Indus, patung Gupta, seni miniatur Mughal, hingga seni kontemporer. “Ini merupakan kesempatan penting untuk mempelajari pengelolaan warisan budaya dalam konteks museum,” sebutnya dalam keterangan resmi, Minggu (4/5/2026).

Baca juga: Menbud Fadli Zon Bertemu Menteri India, Bahas Kolaborasi di WAVES 2026

Museum Chhatrapati Shivaji Maharaj Vastu Sangrahalaya (CSMVS) merupakan bagian dari ansambel Victorian Gothic dan Art Deco Mumbai yang telah diinskripsi UNESCO sejak 2018, serta meraih penghargaan UNESCO Asia-Pacific Awards untuk kategori konservasi cagar budaya pada tahun 2022. Museum ini dikunjungi sekitar 2.500 orang per hari, dengan berbagai kegiatan edukatif yang melibatkan keluarga, anak-anak, dan komunitas.

“Indonesia bisa belajar dari pendekatan CSMVS dalam mengintegrasikan konservasi dengan penggunaan teknologi, serta partisipasi berbagai stakeholders termasuk melalui kerangka public-private partnership (PPP). Dengan penguatan museum sebagai pusat interaksi budaya yang dinamis, kita dapat memperluas akses masyarakat terhadap edukasi sejarah dan memastikan keberlanjutan pemajuan kebudayaan,” tambahnya.

Baca juga: Di WAVES 2025, Menteri Budaya Fadli Zon Usulkan Budaya Jadi Strategi Ekonomi RI

Di hari yang sama, Menbud Fadli Zon juga mengunjungi situs budaya Gateway of India, sebuah monumen gapura yang terkenal dan memiliki nilai sejarah di Mumbai. Menteri Fadli mengungkapkan bahwa Indonesia dan India memiliki sejarah panjang solidaritas anti-kolonialisme. “Monumen yang terletak di kawasan tepi laut Apollo Bunder dan menghadap langsung ke Laut Arab ini menunjukkan bahwa pelestarian dan pemanfaatan situs-situs sejarah sangat penting untuk memperkuat identitas bangsa, dan mewariskan semangat perjuangan kepada generasi mendatang,” ucapnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya