home edukasi & pesantren

Kematian Menurut Agama Samawi: Bukan Kepunahan, tapi Kelahiran yang Kedua

Senin, 05 Mei 2025 - 05:45 WIB
Kematian dalam pandangan Islam bukanlah sesuatu yang buruk. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Agama, khususnya agama-agama samawi, mengajarkan bahwa ada kehidupan sesudah kematian. Kematian adalah awal dari satu perjalanan panjang dalam evolusi manusia, di mana selanjutnya ia akan memperoleh kehidupan dengan segala macam kenikmatan atau berbagai ragam siksa dan kenistaan.

Prof Dr M Quraish Shihab dalam bukunya berjual "Wawasan Al-Quran" mengatakan kematian dalam agama-agama samawi mempunyai peranan yang sangat besar dalam memantapkan akidah serta menumbuhkembangkan semangat pengabdian.

"Tanpa kematian, manusia tidak akan berpikir tentang apa sesudah mati, dan tidak akan mempersiapkan diri menghadapinya. Karena itu, agama-agama menganjurkan manusia untuk berpikir tentang kematian," ujar Quraish Shihab.

Rasul Muhammad SAW, misalnya bersabda, "Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan duniawi (kematian)."



Dapat dikatakan bahwa inti ajakan para Nabi dan Rasul setelah kewajiban percaya kepada Tuhan, adalah kewajiban percaya akan adanya hidup setelah kematian.

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya