home masjid

Jangan Biarkan Hati Dikunci Sifat ‘Syuh’, Penyakit Mematikan yang Jarang Disadari

Senin, 05 Mei 2025 - 06:53 WIB
Jangan Biarkan Hati Dikunci Sifat Syuh, Penyakit Mematikan yang Jarang Disadari
LANGIT7.ID–Jakarta; Tak banyak disadari, salah satu penyakit hati paling berbahaya ternyata bukan hanya soal kebencian atau iri hati, melainkan syuh—sifat pelit yang dibarengi dengan tamak, cinta berlebihan terhadap harta, serta enggan berbagi. Dalam ajaran Islam, penyakit ini disebut sebagai dosa besar yang bisa menghancurkan seseorang baik di dunia maupun di akhirat.

Informasi ini disampaikan dalam channel YouTube Ustadz Khalid Basalamah Official. Beliau menekankan pentingnya mewaspadai penyakit hati ini karena dampaknya bisa merusak banyak aspek kehidupan seorang Muslim, mulai dari hubungan sosial hingga kualitas ibadah.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud (1698), Rasulullah ﷺ memperingatkan:

"Waspadalah dengan sifat ‘syuh’ (tamak lagi pelit), karena sifat ‘syuh’ yang membinasakan orang-orang sebelum kalian. Sifat itu memerintahkan mereka untuk bersifat bakhil, maka mereka pun bersifat bakhil. Sifat itu memerintahkan mereka untuk memutuskan hubungan kekerabatan, maka mereka pun memutuskan hubungan kekerabatan. Dan sifat itu memerintahkan mereka berbuat dosa, maka mereka pun berbuat dosa.”

Peringatan keras ini menunjukkan bahwa syuh bukan sekadar keengganan untuk berbagi, tetapi menciptakan rangkaian kerusakan sosial: dari kebakhilan, retaknya hubungan kekeluargaan, hingga keberanian untuk bermaksiat. Dampaknya bisa sangat luas dan merusak.

Akar dari sifat ini adalah kecintaan yang berlebihan terhadap harta dan keengganan untuk memberi, bahkan dalam kondisi mampu. Padahal, Islam sangat menganjurkan umatnya untuk rajin bersedekah, berinfak, dan saling membantu sebagai bagian dari pembersihan hati.

Melatih diri untuk memberi tidak hanya menumbuhkan empati, tapi juga menjadi penawar atas racun sifat syuh. Seorang Muslim yang dermawan sejatinya adalah sosok yang bersih hatinya dan dekat dengan rahmat Allah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya