Tuntunan Haji: Sampai di Makkah, Hari Tarwiyah dan Arafah
Miftah yusufpati
Kamis, 08 Mei 2025 - 16:39 WIB
Wukuf di Arafah adalah rukun haji, bahkan dia rukun yang paling utama, Rasulullah bersabda, Haji adalah Arafah. Ilustrasi: Al-Quran Reading
LANGIT7.ID- Syaikh Shaleh bin Fauzan bin Abdullah Al Fauzan dalam bukunya berjudul "Mukhtasar fi Fiqh al-Haji" menjelaskan jemaah haji yang telah sampai Makkah maka bagi yang berhaji Tamattuk melaksanakan manasik umrah (thawaf dan sa’i) lalu bertahalul jika telah selesai.
"Jika telah bertahalul maka sudah dihalalkan apa-apa yang diharamkan saat ihram seperti memotong rambut, kuku dan lainnya," jelasnya.
Dan ia tetap seperti itu (tidak dalam keadaan ihram) sampai hari tarwiyah (8 Dzulhijjah) lalu berihram untuk haji.
Sedangkan mereka yang berhaji Qiran dan Ifraad maka sesampainya di Makkah hendaknya melakukan thawaf qudum. Jika ia menginginkan tidak mengapa melakukan Sa’i haji setelah thawaf qudum. Dan mereka tetap dalam keadaan ihram sampai hari idul Adha (saat selesai haji, yaitu setelah tahahul).
Hari Tarwiyah dan Arafah
Jika telah datang hari Tarwiyah maka bagi yang Tamattuk berihram untuk haji, sedangkan yang Qiran dan Ifraad mereka sudah dalam keadaan ihram sejak sebelumnya.
Baca juga: Apa yang Dimaksud Miqat Haji? Begini Penjelasannya
"Jika telah bertahalul maka sudah dihalalkan apa-apa yang diharamkan saat ihram seperti memotong rambut, kuku dan lainnya," jelasnya.
Dan ia tetap seperti itu (tidak dalam keadaan ihram) sampai hari tarwiyah (8 Dzulhijjah) lalu berihram untuk haji.
Sedangkan mereka yang berhaji Qiran dan Ifraad maka sesampainya di Makkah hendaknya melakukan thawaf qudum. Jika ia menginginkan tidak mengapa melakukan Sa’i haji setelah thawaf qudum. Dan mereka tetap dalam keadaan ihram sampai hari idul Adha (saat selesai haji, yaitu setelah tahahul).
Hari Tarwiyah dan Arafah
Jika telah datang hari Tarwiyah maka bagi yang Tamattuk berihram untuk haji, sedangkan yang Qiran dan Ifraad mereka sudah dalam keadaan ihram sejak sebelumnya.
Baca juga: Apa yang Dimaksud Miqat Haji? Begini Penjelasannya