home edukasi & pesantren

Al-Quran Menamai Hidup di Akhirat sebagai Al-Hayawan

Ahad, 11 Mei 2025 - 04:15 WIB
Memang ada saja orang-orang yang tidak sabar dan tidak tahan menunggu. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Perlukah bukti tentang adanya hari akhir? Prof Dr Quraish Shihab mengatakan kehidupan sesudah mati pasti adanya. Bukankah makhluk yang termulia adalah makhluk yang berjiwa? Bukankah yang termulia di antara mereka adalah yang memiliki kehendak dan kebebasan memilih?

Kemudian yang termulia dari kelompok ini adalah yang mampu melihat jauh ke depan, serta mempertimbangkan dampak kehendak dan pilihan-pilihannya.

"Demikian logika kita berkata. Dari sini pula jiwa manusia memulai pertanyaan-pertanyaan baru," ujar Quraish dalam bukunya berjudul "Wawasan Al-Quran".

Selanjutnya, Quraish mengatakan sudahkah semua orang melihat dan merasakan akibat perbuatan-perbuatannya yang didasarkan oleh kehendak dan pilihannya itu? Sudahkah yang berbuat baik memetik buah perbuatannya? Sudahkah yang berbuat jahat menerima nista kejahatannya?

Jelas tidak, atau belum, bahkan alangkah banyak manusia-manusia baik yang dicambuk oleh kehidupan dengan cemeti-cemetinya, dan alangkah banyak pula orang-orang jahat yang disuapi oleh dunia dengan kenikmatan-kenikmatannya.

Baca juga: Kematian Hanya Ketiadaan Hidup di Dunia: Mereka Hidup di Sisi Tuhannya

Kemah-kemah para perusak sangat menyenangkan. Mereka yang mendurhakai Tuhan (tampak) tenang. Ini semua dilihat oleh mataku, didengar oleh telingaku dan kuketahui sepenahnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya