Di tengah hingar-bingar materialisme modern, Islam menawarkan perspektif baru tentang keutamaan akhirat. Sebuah hadis tentang penghuni surga terakhir menjadi refleksi akan keagungan Tuhan.
Tidak satu pun ayat maupun hadis yang menyebutkan secara pasti kapan waktu kedatangannya. Bahkan, secara tegas dinyatakan bahwa tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan kiamat akan terjadi.
Menghadapi para pengingkar, Al-Qur'an seringkali mengemukakan alasan-alasan pengingkaran, baru kemudian menanggapi dan menolaknya. Hal demikian terlihat dengan jelas dalam uraian Al-Qur'an tentang hari akhir.
Ada dua hal pokok berkaitan dengan keimanan yang mengambil tempat tidak sedikit dalam ayat-ayat Al-Quran. Pertama uraian serta pembuktian tentang keesaan Allah, kedua pembuktian tentang hari akhir.
Jika ayat sebelumnya mengisahkan bagaimana proses mematikan adalah perkara mudah bagi Allah SWT, maka begitupun pada surah Yasin ayat 51-52 ini dijelaskan bahwa mudah bagi Allah SWT untuk membangkitkan mereka kembali.
Dalam menghadapi para pengingkar, Al-Qur'an seringkali mengemukakan alasan-alasan pengingkaran, baru kemudian menanggapi dan menolaknya. Hal demikian terlihat dengan jelas dalam uraian Al-Qur'an tentang hari akhir.
Ada dua hal pokok berkaitan dengan keimanan yang mengambil tempat tidak sedikit dalam ayat-ayat Al-Quran. Pertama adalah uraian serta pembuktian tentang keesaan Allah SWT, dan kedua adalah uraian dan pembuktian tentang hari akhir.