home masjid

Kisah Kaum Muslimin Bersukacita Tatkala Kaum Nasrani Kalahkan Persia

Senin, 12 Mei 2025 - 16:00 WIB
Pada tahun 625, Heraklius berhasil mengalahkan Persia. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Pada saat awal kedatangan Islam, hubungan kaum muslimin dengan kaum Nasrani cukup harmonis. Hal itu berbeda dengan hubungan kaum muslimin dengan kaum Yahudi.

Pada saat kaum Kristen memenangkan perang melawan Majusi (Zoroaster), ketika pasukan Heraklius berhasil mengalahkan Persia dan melumpuhkan tentara Kisra, umat Islam ikut bersuka cita.

Muhammad Husain Haekal dalam bukunya yang diterjemahkan Ali Audah berjudul "Sejarah Hidup Muhammad" (Pustaka Jaya, 1980) menceritakan saat itu, Persia menguasai Jazirah Arab bagian selatan setelah berhasil mengusir pasukan Abisinia dari Yaman.

Pada tahun 614, Kisra mengirim panglimanya, Syahravaraz, untuk menyerang Romawi. Dalam pertempuran di Adhri’at dan Bushra, dekat wilayah Syam dan Arab, pasukan Romawi dikalahkan. Banyak yang terbunuh, kota-kota dihancurkan, dan kebun zaitun dirusak.

Masyarakat Arab, terutama penduduk Makkah, mengikuti perkembangan perang itu dengan cermat. Dua kekuatan besar yang saling bertempur ini menjadi perhatian utama dunia saat itu.

Baca juga: Ini Mengapa Islam Menghalalkan Daging Sembelihan Ahli Kitab

Beberapa wilayah Arab berada di bawah kekuasaan Persia, sementara lainnya berbatasan langsung dengan Romawi. Kaum musyrik Makkah bergembira melihat kekalahan Romawi, karena mereka adalah Ahli Kitab seperti kaum Muslimin. Mereka menganggap kekalahan itu sebagai tanda lemahnya ajaran yang juga dianut umat Islam.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya