home masjid

Guru Besar Universitas Ibnu Tufail Maroko Kagumi Arsitektur Masjid Al-Akbar Surabaya

Jum'at, 16 Mei 2025 - 14:10 WIB
Guru Besar Ilmu Perbandingan Agama di Universitas Ibnu Tufail, Maroko, Prof Dr Maryam Ait Ahmad, mengagumi arsitektur Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS)
Guru Besar Ilmu Perbandingan Agama di Universitas Ibnu Tufail, Maroko, Prof Dr Maryam Ait Ahmad, mengagumi arsitektur Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) sebagai semangat toleransi beragama yang hidup di tengah masyarakat Indonesia.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan akademik dan dialog antaragama yang digagas untuk mempererat hubungan intelektual dan spiritual antara Indonesia-Maroko,” kata Ketua Badan Pelaksana Pengelola (BPP) MAS DR KHM Sudjak MAg, Jumat (16/5/2025).

Dalam kunjungan itu, Prof Dr Maryam Ait Ahmad mengungkapkan kekagumannya terhadap arsitektur megah Masjid A-Akbar serta semangat toleransi beragama yang dibangun pengurus masjid nasional yang lokasinya memang berdekatan dengan Gereja Katolik Sakramen Mahakudus, Pagesangan Baru, Jambangan, Surabaya itu.

“Saya memilih MAS karena namanya yang sudah terkenal sampai ke negeri kami. Saya ingin pertemuan kami dengan anak-anak kami ini lebih diberkahi oleh Allah, karena dilakukan di masjid terbesar di Indonesia,” kata Prof Maryam Ait Ahmad.

Ia juga mengaku kagum dengan pengelolaan Masjid Al-Akbar yang sangat baik dan profesional. “Istimewa sekali pelayanannya. Kami disambut dengan penuh penghormatan. Apalagi, mudirnya Kiai Sudja’ telah menjelaskan secara detail tentang manajemen pengelolaan masjid ini,” katanya.

Baca juga:Studi Banding ke MAS, Pengurus Masjid Kampung Masin Brunei Dapat Ilmu Manajemen Masjid

Dalam kesempatan dialog hingga petang itu, ia mengaku sangat terkesan dengan kegiatan sosial dan charity, filantropi dan manajemen wakaf, serta pemberdayaan generasi muda negeri ini yang sangat bagus dan keren.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya