Sasar Pasar Muslim Global, Hong Kong akan Rilis Halal Q Mark
Esti setiyowati
Sabtu, 17 Mei 2025 - 16:47 WIB
Salah satu sudut di Hong Kong. Foto: Pexels/Aleksandar Pasaric.
Hong Kong akan merilis "Halal Q Mark", yaitu sertifikasi khusus untuk produk dan layanan yang mematuhi aturan sesuai syariat.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk memperkuat posisi di pasar ritel dan pariwisata halal global.
Ketua Federasi Industri Hong Kong, Steve Chuang Tzu-hsiung, mengatakan Q Mark berfungsi sebagai pintu gerbang bagi perusahaan yang ingin memasuki pasar Muslim global, yang mewakili lebih dari 2 miliar orang atau hampir seperempat populasi dunia.
Baca juga: Festival Kuliner Halal Pertama di Hong Kong Tarik Ratusan Pengunjung Lintas Agama
Merujuk pada Mastercard-CrescentRating Global Muslim Travel Index 2024, pasar pariwisata halal global diproyeksikan mencapai 300 miliar dollar AS pada tahun 2026.
Sementara pada tahun 2024, Hong Kong mencatat 44,5 juta kedatangan wisatawan, dengan peningkatan signifikan dari negara-negara mayoritas Muslim, yaitu turis Indonesia sebanyak 42 persen dan Malaysia 50 persen.
Lonjakan ini merupakan hasil dari insiatif ramah Muslim dari Dewan Pariwisata Hong Kong (HKTB), termasuk akreditasi halal.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk memperkuat posisi di pasar ritel dan pariwisata halal global.
Ketua Federasi Industri Hong Kong, Steve Chuang Tzu-hsiung, mengatakan Q Mark berfungsi sebagai pintu gerbang bagi perusahaan yang ingin memasuki pasar Muslim global, yang mewakili lebih dari 2 miliar orang atau hampir seperempat populasi dunia.
Baca juga: Festival Kuliner Halal Pertama di Hong Kong Tarik Ratusan Pengunjung Lintas Agama
Merujuk pada Mastercard-CrescentRating Global Muslim Travel Index 2024, pasar pariwisata halal global diproyeksikan mencapai 300 miliar dollar AS pada tahun 2026.
Sementara pada tahun 2024, Hong Kong mencatat 44,5 juta kedatangan wisatawan, dengan peningkatan signifikan dari negara-negara mayoritas Muslim, yaitu turis Indonesia sebanyak 42 persen dan Malaysia 50 persen.
Lonjakan ini merupakan hasil dari insiatif ramah Muslim dari Dewan Pariwisata Hong Kong (HKTB), termasuk akreditasi halal.