Pecahkan Rekor Muri, Muslimat NU Cetak 2.500 Paralegal Perempuan
Tim langit 7
Ahad, 15 Juni 2025 - 20:18 WIB
Ketua Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan MURI.
Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (PP Muslimat NU) mencatatkan rekor baru dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) melalui pelatihan paralegal perempuan terbesar di Indonesia yang diselenggarakan di Graha Pengayoman, Kementerian Hukum (Kemenkum) RI, Jakarta Pusat, Sabtu (14/6/2025).
Pembukaan Pelatihan Paralegal Muslimat NU tersebut dihadiri langsung oleh 150 orang dan 2.500 anggota Muslimat NU mengikuti pelatihan paralegal secara daring.
Dengan demikian, hal ini menjadi rekor pelatihan paralegal perempuan dengan peserta terbanyak yang tercatat di Indonesia.
Manajer Senior MuriTriyono menyampaikan tercatatnya Pelatihan Paralegal Muslimat NU di Rekor Muri menjadi legitimasi bagi Muslimat NU dalam pemberdayaan perempuan di ranah hukum. Baca Juga Zaman Revolusi, Muslimat NU Ikut Angkat Senjata
"Kegiatan ini menjadi awal sebagai momentum yang menguatkan posisi Muslimat NU sebagai garda terdepan dalam pemberdayaan hukum khususnya pada perempuan dan anak di Indonesia," ujarnya.
Acara dibuka secara resmi oleh Menteri Hukum dan HAM RI Supratman Andi Agtas. Supratman mengapresiasi upaya Muslimat dalam penyelenggaraan pelatihan yang berhasil mencetak rekor ini.
"Hari ini, kembali di tempat ini lewat Muslimat NU kita menyaksikan rekor Indonesia dicetak lagi," ujar Supratman.
Pembukaan Pelatihan Paralegal Muslimat NU tersebut dihadiri langsung oleh 150 orang dan 2.500 anggota Muslimat NU mengikuti pelatihan paralegal secara daring.
Dengan demikian, hal ini menjadi rekor pelatihan paralegal perempuan dengan peserta terbanyak yang tercatat di Indonesia.
Manajer Senior MuriTriyono menyampaikan tercatatnya Pelatihan Paralegal Muslimat NU di Rekor Muri menjadi legitimasi bagi Muslimat NU dalam pemberdayaan perempuan di ranah hukum. Baca Juga Zaman Revolusi, Muslimat NU Ikut Angkat Senjata
"Kegiatan ini menjadi awal sebagai momentum yang menguatkan posisi Muslimat NU sebagai garda terdepan dalam pemberdayaan hukum khususnya pada perempuan dan anak di Indonesia," ujarnya.
Acara dibuka secara resmi oleh Menteri Hukum dan HAM RI Supratman Andi Agtas. Supratman mengapresiasi upaya Muslimat dalam penyelenggaraan pelatihan yang berhasil mencetak rekor ini.
"Hari ini, kembali di tempat ini lewat Muslimat NU kita menyaksikan rekor Indonesia dicetak lagi," ujar Supratman.