Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 15 Juni 2026
home sports detail berita
Piala Dunia 2026

Duet Maut Striker Liga Inggris Menggila! Swedia Bantai Tunisia 5-1, Graham Potter Temukan Formula Monster

nabil Senin, 15 Juni 2026 - 11:08 WIB
Duet Maut Striker Liga Inggris Menggila! Swedia Bantai Tunisia 5-1, Graham Potter Temukan Formula Monster
Timnas Swedia merayakan kemenangan atas Timnas Tunisia 5-1. (Dok: Fifa)
LANGIT7.ID-Jakarta; Racikan strategi Graham Potter terbukti ampuh. Swedia sukses melumat Tunisia dengan skor mencolok 5-1 dalam laga lanjutan Grup F yang berlangsung di Monterrey pada Senin dini hari WIB.

Kemenangan besar ini sekaligus menjawab eksperimen lini depan Potter yang menduetkan dua monster Premier League: bintang Liverpool, Alexander Isak, dan penyerang andalan Arsenal, Viktor Gyokeres.


Eksperimen Duet Maut Isak-Gyokeres


Biasanya, baik Isak maupun Gyokeres lebih terbiasa bermain sebagai penyerang tunggal di klub mereka masing-masing di Inggris. Namun, di Monterrey, Potter berani memasang keduanya secara bersamaan sebagai tandem. Hasilnya? Sangat efektif dan mematikan.

Meski Tunisia sempat memberikan perlawanan sengit dan memangkas jarak skor sebelum turun minum, Swedia pada akhirnya benar-benar menunjukkan kelas yang berbeda dan membuat Tunisia keluar lapangan dengan kepala tertunduk.


Panggung Emosional Yasin Ayari dan Gol Solo Isak


Di luar keganasan duet lini depan, gelandang Swedia, Yasin Ayari, justru menjadi sosok yang paling impresif di depan gawang. Ayari sukses melesakkan dua gol indah ke gawang negara asal kelahiran ayahnya sendiri.

Gol Pertama Ayari: Terjadi di awal babak pertama memanfaatkan kesalahan sapuan lini belakang Tunisia. Ayari melepaskan tembakan melengkung indah dari jarak 20 yard. Menghormati tanah kelahiran sang ayah, ia memilih melakukan selebrasi yang kalem.

Gol Solo Alexander Isak: Memasuki menit ke-30, Swedia menggandakan keunggulan lewat skema serangan balik cepat. Isak melakukan aksi individu gemilang sebelum melepaskan tembakan ke pojok bawah gawang yang menjadi gol debutnya di Piala Dunia. Kiper minim pengalaman Tunisia, Mouhib Chamakh, tampaknya harus menyesali performanya yang kurang maksimal di bawah mistar.

Tunisia sempat membuka asa sesaat sebelum jeda. Mantan pemain Arsenal, Omar Rekik, berhasil menyundul bola memanfaatkan umpan silang akurat dari Hannibal Mejbri untuk mengubah skor menjadi 2-1.


Babak Kedua: Pesta Gol 16 Detik dan Penutup Manis


Memasuki babak kedua, kerja sama Isak dan Gyokeres sempat terlihat masih butuh pembuktian ketika Gyokeres terlalu lama mengoper bola kepada Isak hingga terjebak offside. Namun, mereka langsung membayar tuntas kesalahan tersebut di menit ke-60.

Isak dengan cerdik mencuri penguasaan bola dari kaki Ellyes Skhiri di area pertahanan tinggi Tunisia, lalu menyodorkan umpan matang kepada Gyokeres yang diselesaikan dengan penyelesaian akhir yang tenang. Skor berubah 3-1.

Petaka Tunisia kian menjadi menjelang akhir laga. Pemain pengganti Swedia, Mattis Svanberg, secara luar biasa langsung mencetak gol lewat tembakan rendah hanya 16 DETIK setelah ia masuk ke lapangan.

Pesta gol Swedia akhirnya ditutup dengan sempurna oleh Yasin Ayari pada menit akhir babak tambahan waktu. Kali ini, Ayari tidak lagi menahan diri dan meluapkan kegembiraannya dengan merayakan gol tendangan kerasnya secara emosional. Kemenangan 5-1 menjadi awal impian yang manis bagi Potter dan skuad Swedianya.

Skenario Grup F: Jalan Terjal Menanti Tunisia

Hasil impresif ini mengokohkan posisi Swedia di puncak klasemen sementara Grup F yang terbilang sengit. Sebaliknya, Tunisia kini harus menghadapi gunung tinggi yang sulit didaki. Pasalnya, di dua laga sisa grup, mereka sudah ditunggu oleh dua tim raksasa lainnya, yaitu Belanda dan Jepang.-

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 15 Juni 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:49
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)