Bener Enggak Sih Ban Mobil Bisa Lebih Awet Jika Diisi Nitrogen?
Haris budiman
Selasa, 24 Juni 2025 - 22:48 WIB
Isi angin di ban mobil dengan nitrogen. (Foto: Toyota Indonesia)
LANGIT7.ID - Banyak yang mengatakan isi angin nitrogen pada ban mobil ini membuat ban mobil menjadi lebih awet.
Sebab, ban mobil yang diisi dengan nitrogen diklaim lebih stabil dibandingkan dengan tekanan ban mobil yang diisi dengan angin biasa.
Nitrogen ini mampu menjaga kestabilan temperatur ban terhadap panas. Hal ini karena nitrogen merupakan unsur udara yang sifatnya inert gas, sehingga tidak terpengaruh perubahan temperatur dan panas dari roda yang bergulir.
Titik didih dari nitrogen ini ada di -195 derajat celcius, sementara untuk angin biasa -183 derajat celcius atau bisa dikatakan jika nitrogen lebih dingin dari angin biasa.
Sifat dari nitrogen inilah yang diyakini tidak membuat cepat panas dan komponen karet ban tetap terjaga, serta kestabilan temperatur yang menjaga tekanan angin ban nitrogen tidak berubah-ubah.
Selain itu, angin nitrogen juga lebih kering, berbeda dengan angin biasa yang masih mengandung partikel air dari udara.
Khusus pada ban-ban jens tubeless, angin nitrogen ini mampu meminimalisir risiko terjadinya karat karena kondensasi.
Sebab, ban mobil yang diisi dengan nitrogen diklaim lebih stabil dibandingkan dengan tekanan ban mobil yang diisi dengan angin biasa.
Nitrogen ini mampu menjaga kestabilan temperatur ban terhadap panas. Hal ini karena nitrogen merupakan unsur udara yang sifatnya inert gas, sehingga tidak terpengaruh perubahan temperatur dan panas dari roda yang bergulir.
Titik didih dari nitrogen ini ada di -195 derajat celcius, sementara untuk angin biasa -183 derajat celcius atau bisa dikatakan jika nitrogen lebih dingin dari angin biasa.
Sifat dari nitrogen inilah yang diyakini tidak membuat cepat panas dan komponen karet ban tetap terjaga, serta kestabilan temperatur yang menjaga tekanan angin ban nitrogen tidak berubah-ubah.
Selain itu, angin nitrogen juga lebih kering, berbeda dengan angin biasa yang masih mengandung partikel air dari udara.
Khusus pada ban-ban jens tubeless, angin nitrogen ini mampu meminimalisir risiko terjadinya karat karena kondensasi.