Hamas Ingin Jaminan Gencatan Senjata, Serangan Israel Masih Makan Korban di Gaza
Nabil
Jum'at, 04 Juli 2025 - 07:35 WIB
Hamas Ingin Jaminan Gencatan Senjata, Serangan Israel Masih Makan Korban di Gaza
LANGIT7.ID-Jakarta;Hamas disebut sedang meminta jaminan agar proposal gencatan senjata baru dari Amerika Serikat benar-benar akan mengarah pada akhir perang, kata seorang sumber dekat kelompok tersebut, Kamis. Di sisi lain, petugas medis melaporkan bahwa serangan udara Israel di berbagai wilayah Gaza kembali menewaskan puluhan orang.
Pihak Israel sendiri menyebut peluang tercapainya kesepakatan gencatan senjata sekaligus pembebasan sandera kini cukup besar, hampir 21 bulan sejak perang Hamas dan Israel dimulai.
Upaya perdamaian di Gaza mulai menunjukkan kemajuan setelah AS berhasil menengahi gencatan senjata 12 hari antara Israel dan Iran. Tapi di Gaza, serangan Israel masih terus berlangsung tanpa henti. Sedikitnya 59 orang dilaporkan tewas pada Kamis, menurut otoritas kesehatan di wilayah tersebut.
Baca juga: Ahli PBB Desak Negara-Negara Hentikan Hubungan Dagang dengan Israel karena Diduga Lakukan Kampanye Genosida di Gaza
Sebelumnya pada Selasa, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Israel telah menyetujui syarat-syarat yang dibutuhkan untuk menyepakati gencatan senjata 60 hari dengan Hamas. Selama masa itu, kedua pihak akan bernegosiasi lebih lanjut untuk mengakhiri perang secara permanen.
Namun, Hamas menginginkan jaminan yang jelas bahwa gencatan senjata ini memang akan berujung pada akhir perang. Dua pejabat Israel menyebutkan bahwa detail kesepakatannya masih dalam pembahasan.
Persoalan “akhir perang” ini memang menjadi penghalang utama dalam berbagai upaya negosiasi yang sebelumnya gagal.
Pihak Israel sendiri menyebut peluang tercapainya kesepakatan gencatan senjata sekaligus pembebasan sandera kini cukup besar, hampir 21 bulan sejak perang Hamas dan Israel dimulai.
Upaya perdamaian di Gaza mulai menunjukkan kemajuan setelah AS berhasil menengahi gencatan senjata 12 hari antara Israel dan Iran. Tapi di Gaza, serangan Israel masih terus berlangsung tanpa henti. Sedikitnya 59 orang dilaporkan tewas pada Kamis, menurut otoritas kesehatan di wilayah tersebut.
Baca juga: Ahli PBB Desak Negara-Negara Hentikan Hubungan Dagang dengan Israel karena Diduga Lakukan Kampanye Genosida di Gaza
Sebelumnya pada Selasa, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Israel telah menyetujui syarat-syarat yang dibutuhkan untuk menyepakati gencatan senjata 60 hari dengan Hamas. Selama masa itu, kedua pihak akan bernegosiasi lebih lanjut untuk mengakhiri perang secara permanen.
Namun, Hamas menginginkan jaminan yang jelas bahwa gencatan senjata ini memang akan berujung pada akhir perang. Dua pejabat Israel menyebutkan bahwa detail kesepakatannya masih dalam pembahasan.
Persoalan “akhir perang” ini memang menjadi penghalang utama dalam berbagai upaya negosiasi yang sebelumnya gagal.