home wisata halal

Festival Ronthek Pacitan: Kolaborasi Seni Tradisi dan Ekonomi Kreatif dari Daerah

Senin, 07 Juli 2025 - 16:54 WIB
Kemenekraf dukung festival Ronthek Pacitan 2025 padukan tradisi dan ekonomi kreatif dari daerah, Pacitan, Sabtu (5/7/2025).Foto/ist
Festival Ronthek di Pacitan, Jawa Timur (Jatim) sukses digelar Sabtu, 5 Juli 2025. Menteri Ekraf Teuku Riefky hadir dan mengapresiasi festival yang tahun ini digelar ke-13 kalinya. Festival ini kolaborasi seni tradisi dan ekonomi kreatif dari daerah.

"Festival ini mencerminkan kekuatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Ini adalah contoh bagaimana subsektor seni pertunjukan dan musik bisa menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah," kata Teuku Riefky pada Sabtu, 5 Juli 2025.

Festival yang berlangsung di Alun-alun Kabupaten Pacitan itu mengusung tema 'Pacitan Sumandhang Nugraha' dan tagline '70 Miles Sea Paradise'.

Ronthek sendiri merupakan seni pertunjukan khas Pacitan yang berakar dari budaya ronda sahur di bulan Ramadan. Alat musiknya terbuat dari bambu, dimainkan dengan cara dipukul.

Baca juga:Pemerintah Bakal Aktifkan Istana Kepresidenan Yogyakarta Jadi Panggung Ekonomi Kreatif

Kini, ronthek berkembang menjadi festival seni tahunan yang memadukan unsur musik, tari, dan kreativitas lokal. Teuku Riefky menyebut Festival Ronthek merupakan perpaduan dengan ekonomi kreatif dari berbagai subsektor dan telah menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) sejak 2023 dan kembali masuk dalam daftar KEN 2025.

Peserta dari 12 kecamatan se-Kabupaten Pacitan dan 3 kelompok pelajar setingkat SMA menampilkan pertunjukan seni dalam acara tersebut. Festival ini juga dirangkaikan dengan pameran produk ekonomi kreatif dan UMKM lokal dalam bagian Pasar Krempyeng yang menampilkan potensi dari berbagai subsektor yang ada di Kabupaten Pacitan. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dari 5 hingga 7 Juli 2025 mulai pukul 19.00 WIB setiap malam.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya