Kisah Humor Sufi Nasrudin Hoja: Belajar Bahasa Kurdi
Miftah yusufpati
Rabu, 09 Juli 2025 - 04:15 WIB
Kadang kita belajar bukan hanya tentang materi yang diajarkan, tapi juga cara berpikir dan cara melihat dunia. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Suatu hari, seorang tetangga datang menemui Nasrudin Hoja. "Nasrudin, aku ingin belajar bahasa Kurdi. Ajari aku, ya!"
Nasrudin sebenarnya hanya tahu beberapa patah kata saja. Tapi karena tetangganya terus memaksa, akhirnya ia pun setuju.
"Baiklah," kata Nasrudin. "Kita mulai dari yang sederhana. Misalnya: sop panas. Dalam bahasa Kurdi, itu disebut aash."
Tetangganya mencatat dengan semangat. Lalu bertanya lagi: "Kalau sop dingin, bagaimana?"
Nasrudin terdiam sebentar, lalu menjawab bijak: "Perlu engkau ketahui, orang Kurdi tidak pernah membiarkan sop jadi dingin. Jadi engkau tidak akan pernah membutuhkan kata untuk ‘sop dingin’ dalam bahasa Kurdi."
Baca juga: Kisah Humor Sufi Nasrudin: Belajar Mencari Kebenaran dengan Sabar
Hikmah dari kisah ini:
Nasrudin sebenarnya hanya tahu beberapa patah kata saja. Tapi karena tetangganya terus memaksa, akhirnya ia pun setuju.
"Baiklah," kata Nasrudin. "Kita mulai dari yang sederhana. Misalnya: sop panas. Dalam bahasa Kurdi, itu disebut aash."
Tetangganya mencatat dengan semangat. Lalu bertanya lagi: "Kalau sop dingin, bagaimana?"
Nasrudin terdiam sebentar, lalu menjawab bijak: "Perlu engkau ketahui, orang Kurdi tidak pernah membiarkan sop jadi dingin. Jadi engkau tidak akan pernah membutuhkan kata untuk ‘sop dingin’ dalam bahasa Kurdi."
Baca juga: Kisah Humor Sufi Nasrudin: Belajar Mencari Kebenaran dengan Sabar
Hikmah dari kisah ini: