BSI Perluas Layanan RDN Syariah, Tumbuh 26 Persen hingga Mei 2025
Tim langit 7
Selasa, 15 Juli 2025 - 14:08 WIB
BSI Perluas Layanan RDN Syariah, Tumbuh 26 Persen hingga Mei 2025
LANGIT7.ID-Jakarta;PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperluas jangkauan layanan Rekening Dana Nasabah (RDN) Syariah sebagai bagian dari strategi optimalisasi dana murah dan peningkatan penetrasi ke pasar modal syariah. Hingga Mei 2025, jumlah rekening RDN Syariah yang dibuka melalui BSI tercatat tumbuh sebesar 26 persen secara year to date dibandingkan posisi Desember 2024.
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, mengatakan bahwa perseroan berupaya memperkenalkan berbagai alternatif instrumen keuangan syariah yang mudah diakses dan kompetitif. Salah satunya adalah mendorong minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal melalui instrumen RDN Syariah.
“Sejak Desember 2023, BSI menjadi bank syariah pertama yang mendapatkan izin layanan pembukaan RDN secara online. Hal ini menjadi terobosan dalam memperluas layanan syariah sekaligus menciptakan efisiensi dan kemudahan bagi nasabah,” kata Anton dalam keterangannya, Selasa (15/7/2025).
Layanan RDN Syariah BSI memiliki sejumlah keunggulan, seperti bebas biaya administrasi, pembaruan saldo secara real-time, serta proses pembukaan rekening yang bisa dilakukan dalam waktu 30 menit. Fitur ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nasabah yang menginginkan proses pembukaan rekening investasi yang cepat, digital, dan sesuai prinsip syariah.
BSI juga telah menjalin kemitraan dengan beberapa perusahaan sekuritas untuk mendukung layanan RDN Syariah, antara lain Mandiri Sekuritas dan Phintraco Sekuritas. Selain itu, BSI sedang menjajaki kolaborasi baru dengan Bahana Sekuritas guna memperluas pilihan bagi nasabah yang ingin mengakses pasar modal syariah secara online.
“Tren pertumbuhan ini menunjukkan preferensi masyarakat terhadap instrumen investasi syariah semakin menguat. Tahun ini kami optimistis pertumbuhan RDN Syariah akan tetap positif seiring dengan kepercayaan publik terhadap industri keuangan syariah yang terus bertumbuh secara berkelanjutan,” jelas Anton.
Selain RDN, BSI juga mengembangkan kanal pengumpulan dana murah lainnya seperti tabungan wadiah dan layanan digital BYOND by BSI. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi produk dan peningkatan daya saing bank syariah di tengah transformasi digital sektor keuangan.
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, mengatakan bahwa perseroan berupaya memperkenalkan berbagai alternatif instrumen keuangan syariah yang mudah diakses dan kompetitif. Salah satunya adalah mendorong minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal melalui instrumen RDN Syariah.
“Sejak Desember 2023, BSI menjadi bank syariah pertama yang mendapatkan izin layanan pembukaan RDN secara online. Hal ini menjadi terobosan dalam memperluas layanan syariah sekaligus menciptakan efisiensi dan kemudahan bagi nasabah,” kata Anton dalam keterangannya, Selasa (15/7/2025).
Layanan RDN Syariah BSI memiliki sejumlah keunggulan, seperti bebas biaya administrasi, pembaruan saldo secara real-time, serta proses pembukaan rekening yang bisa dilakukan dalam waktu 30 menit. Fitur ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nasabah yang menginginkan proses pembukaan rekening investasi yang cepat, digital, dan sesuai prinsip syariah.
BSI juga telah menjalin kemitraan dengan beberapa perusahaan sekuritas untuk mendukung layanan RDN Syariah, antara lain Mandiri Sekuritas dan Phintraco Sekuritas. Selain itu, BSI sedang menjajaki kolaborasi baru dengan Bahana Sekuritas guna memperluas pilihan bagi nasabah yang ingin mengakses pasar modal syariah secara online.
“Tren pertumbuhan ini menunjukkan preferensi masyarakat terhadap instrumen investasi syariah semakin menguat. Tahun ini kami optimistis pertumbuhan RDN Syariah akan tetap positif seiring dengan kepercayaan publik terhadap industri keuangan syariah yang terus bertumbuh secara berkelanjutan,” jelas Anton.
Selain RDN, BSI juga mengembangkan kanal pengumpulan dana murah lainnya seperti tabungan wadiah dan layanan digital BYOND by BSI. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi produk dan peningkatan daya saing bank syariah di tengah transformasi digital sektor keuangan.
(lam)