Organisasi Muslim Terbesar di Amerika Sambut Baik Rencana Kanada Akui Negara Palestina
Lusi mahgriefie
Jum'at, 01 Agustus 2025 - 08:05 WIB
Organisasi Muslim Terbesar di Amerika Sambut Baik Rencana Kanada Akui Negara Palestina
The Council on American-Islamic Relations (CAIR), sebuah organisasi hak-hak sipil dan advokasi Muslim terbesar di Amerika Serikat menyambut baik pengumuman pemerintah Kanada, tentang rencana pengakuan negara Palestina.
Bahkan CAIR juga menyinggung soal ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Kanada, untuk membatalkan perjanjian perdagangan. Mereka menilai, reaksi Trump sebagai "tanda terbaru" bahwa pemerintahannya mengutamakan Israel, bukan Amerika.
Melansir dari laman resmi CAIR, Jumat (1/8/2025), dalam sebuah pernyataan organisasi ini mengatakan:
1. Kami menyambut baik keputusan pemerintah Kanada yang telah lama tertunda untuk bergabung dengan sebagian besar negara di dunia dalam mengakui negara Palestina.
2. Ancaman tersirat Presiden Trump untuk membatalkan perjanjian perdagangan AS-Kanada atas keputusan Kanada merupakan tanda terbaru bahwa pemerintahan Trump sedang menjalankan kebijakan luar negeri Israel First, bukan kebijakan luar negeri America First.
Baca juga:Donald Trump Ancam Kanada Soal Kesepakatan Dagang, Buntut Pengakuan Negara Palestina
3. Presiden Trump harus menuntut diakhirinya penindasan Israel yang didanai AS terhadap rakyat Palestina dan bergabung dengan Kanada, Inggris, Prancis, dan sebagian besar negara lain dalam mengakui Negara Palestina.”
Bahkan CAIR juga menyinggung soal ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Kanada, untuk membatalkan perjanjian perdagangan. Mereka menilai, reaksi Trump sebagai "tanda terbaru" bahwa pemerintahannya mengutamakan Israel, bukan Amerika.
Melansir dari laman resmi CAIR, Jumat (1/8/2025), dalam sebuah pernyataan organisasi ini mengatakan:
1. Kami menyambut baik keputusan pemerintah Kanada yang telah lama tertunda untuk bergabung dengan sebagian besar negara di dunia dalam mengakui negara Palestina.
2. Ancaman tersirat Presiden Trump untuk membatalkan perjanjian perdagangan AS-Kanada atas keputusan Kanada merupakan tanda terbaru bahwa pemerintahan Trump sedang menjalankan kebijakan luar negeri Israel First, bukan kebijakan luar negeri America First.
Baca juga:Donald Trump Ancam Kanada Soal Kesepakatan Dagang, Buntut Pengakuan Negara Palestina
3. Presiden Trump harus menuntut diakhirinya penindasan Israel yang didanai AS terhadap rakyat Palestina dan bergabung dengan Kanada, Inggris, Prancis, dan sebagian besar negara lain dalam mengakui Negara Palestina.”