Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 11 Mei 2026
home global news detail berita

Donald Trump Ancam Kanada Soal Kesepakatan Dagang, Buntut Pengakuan Negara Palestina

lusi mahgriefie Jum'at, 01 Agustus 2025 - 06:38 WIB
Donald Trump Ancam Kanada Soal Kesepakatan Dagang, Buntut Pengakuan Negara Palestina
Presiden Amerika Serikat Donald Trump ancam Kanada, usai negara tersebut mendeklarasikan bakal mengakui negara Palestina. Foto: ist
LANGIT7.ID-, - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam Kanada terkait kesepakatan dagang, usai Perdana Menteri Kanada, Mark Carney secara resmi mengumumkan akan mengakui negara Palestina di sidang PBB. Trump juga mengatakan, kesepakatan kedua negara ini akan menjadi "sangat sulit".

Reaksi Trump disampaikan melalui unggahan di akun media sosial miliknya. "Wow! Kanada baru saja mengumumkan dukungannya terhadap status kenegaraan Palestina. Itu akan sangat menyulitkan kami untuk mencapai Kesepakatan Dagang dengan mereka."

Trump mengatakan, pengakuan negara Palestina sama saja dengan "memberikan keuntungan bagi Hamas".

Seperti diberitakan sebelumnya, Perdana Menteri Kanada pada Rabu lalu mengatakan bahwa jika Otoritas Palestina berjanji untuk memenuhi persyaratan tertentu, termasuk demiliterisasi dan menyelenggarakan pemilu tanpa Hamas, Kanada akan bergabung dengan Prancis, Inggris, dan sekutu lainnya dalam mengakui secara resmi negara Palestina pada Sidang Umum PBB di New York pada bulan September.

Baca juga: Kanada Ikuti Langkah Prancis dan Inggris, dengan Mengakui Negara Palestina

Portugal mengatakan, pada hari Kamis bahwa pihaknya juga sedang mempertimbangkan pengakuan, dan Jerman mengatakan langkah tersebut harus dilakukan di akhir perundingan solusi dua negara. Mengutip theguardian.com pada Jumat (1/8/2025).

Dalam pengumumannya, Perdana Menteri Kanada mengatakan, "Tingkat penderitaan manusia di Gaza tidak dapat ditoleransi." Ia juga mengatakan bahwa pemimpin Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas, telah meyakinkannya bahwa mereka dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkannya, tetapi mengakui bahwa masih banyak yang harus terjadi sebelum negara demokratis yang layak dapat didirikan.

"Penderitaan warga sipil yang semakin dalam tidak memberikan ruang untuk menunda aksi internasional terkoordinasi guna mendukung perdamaian, keamanan, dan martabat kehidupan manusia," tambah Carney.

Baca juga: Presiden Emmanuel Macron Umumkan Prancis Akan Mengakui Negara Palestina

Pengakuan Kanada terhadap negara Palestina menjadikan negara tersebut sebagai negara G7 ketiga yang membuat pengumuman serupa, dalam beberapa hari terakhir.

Hal itu disampaikan, sehari setelah Inggris mengumumkan akan mengakui negara Palestina pada bulan September, serta seminggu setelah Prancis mengumumkan rencana serupa.

Israel disebutkan telah menolak mengizinkan organisasi internasional menyalurkan bantuan ke Gaza, tempat puluhan orang mati kelaparan dalam beberapa hari terakhir. Hal ini dibuktikan dengan beredar luas gambar-gambar anak-anak Palestina dengan kondisi kurus kering. Hal ini tentu menggemparkan dunia. (*/theguardian/lsi)

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 11 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:48
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)