Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 16 Juli 2026
home global news detail berita

Kanada Ikuti Langkah Prancis dan Inggris, dengan Mengakui Negara Palestina

lusi mahgriefie Kamis, 31 Juli 2025 - 09:37 WIB
Kanada Ikuti Langkah Prancis dan Inggris, dengan Mengakui Negara Palestina
Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan, Kanada berencana mengakui negara Palestina pada bulan September. Foto: New York Times
LANGIT7.ID-, - Jika sebelumnya Prancis dan Inggris baru-baru ini telah mengumumkan secara resmi bahwa akan mengakui negara Palestina, kini giliran Kanada yang mengikuti langkah dari kedua negara tersebut.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan, Kanada berencana mengakui negara Palestina pada bulan September. Keputusan ini menjadikan Kanada sebagai negara G7 ketiga yang membuat pengumuman serupa, dalam beberapa hari terakhir.

Melansir BBC, Carney mengatakan, langkah tersebut bergantung pada reformasi demokrasi, termasuk penyelenggaraan pemilu Otoritas Palestina tahun depan tanpa Hamas.

Pernyataannya muncul sehari setelah Inggris mengumumkan akan mengakui negara Palestina pada bulan September, kecuali Israel menyetujui gencatan senjata dan persyaratan lainnya, serta seminggu setelah Prancis mengumumkan rencana serupa.

Carney menambahkan, Kanada akan secara resmi mengakui negara Palestina pada Sidang Umum PBB mendatang.

Ia pun membeberkan alasan di balik keputusan tersebut yaitu mulai dari perluasan permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki, memburuknya situasi kemanusiaan di Gaza, dan serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023.

"Tingkat penderitaan manusia di Gaza tak tertahankan dan terus memburuk dengan cepat," ujar Carney kepada wartawan pada hari Rabu.

Baca juga: Presiden Emmanuel Macron Umumkan Prancis Akan Mengakui Negara Palestina

Carney menjelaskan bahwa pengakuan negara Palestina akan bergantung pada komitmen Otoritas Palestina untuk mereformasi pemerintahannya secara fundamental, dan mendemiliterisasi wilayah tersebut.

Kanada telah lama berkomitmen pada solusi dua negara sebagai bagian dari proses perdamaian yang dinegosiasikan, kata Carney, tetapi ia menambahkan "pendekatan ini tidak lagi dapat dipertahankan".

"Prospek negara Palestina sedang terkikis di depan mata kita," ujarnya.

Carney mengatakan dalam konferensi pers bahwa ia telah berbicara dengan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas sebelumnya pada hari Rabu, mengenai pengumuman tersebut.

Otoritas Palestina mengendalikan sebagian wilayah Tepi Barat melalui partai Fatah, yang dipimpin oleh Abbas, sementara Hamas menguasai Gaza. Kedua wilayah tersebut belum menyelenggarakan pemilihan umum sejak tahun 2006.

Sementara itu, Israel bereaksi atas pengumuman Carney tersebut. Kementerian Luar Negeri Israel menolak pengumuman Kanada dan menyebutnya "hadiah untuk Hamas". Perlu diketahui, sebagian besar negara yaitu 147 dari 193 negara anggota PBB secara resmi mengakui negara Palestina.

Dalam sebuah unggahan di X, Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan bahwa rencana Kanada "merusak upaya mencapai gencatan senjata di Gaza dan kerangka kerja pembebasan para sandera".

Tak hanya Israel yang jelas menentang, ada juga Partai Konservatif Kanada. Partai tersebut mempermasalahkan pengumuman Carney.

"Mengakui negara Palestina setelah kekejaman teroris 7 Oktober mengirimkan pesan yang salah kepada dunia," kata partai oposisi tersebut dalam sebuah pernyataan. (*/bbc.com/lsi)

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 16 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan