LANGIT7.ID-, Teheran -
Iran mengatakan perang melawan Israel dan
Amerika Serikat yang sedang berlangsung ini lebih dari sekadar membela diri, melainkan juga sebagai bagian dari komitmen yang lebih luas yaitu untuk mendukung
Palestina, khususnya
Gaza.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Markas Besar Pusat Khatamul Anbiya, Ibrahim Zolfaghari dalam pernyataannya melalui rekaman video, dilansir dari media
Palestine Chronicle, Selasa (24/3/2026).
Iran secara eksplisit mengaitkan konfrontasi yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat dan Israel dengan perjuangan Palestina.
Dalam pesan yang ditujukan kepada umat Muslim di seluruh wilayah, Ibrahim Zolfaghari menekankan bahwa posisi Iran tidak terbatas pada membela wilayahnya sendiri.
Baca juga: Perang Iran vs Amerika-Israel: Apa yang Terjadi Pada Hari ke-23 Serangan AS-Israel? Iran Siap Lebih KejamSebaliknya, ia membingkai perang tersebut sebagai dukungan bagi Palestina, khususnya mereka yang berada di Gaza, menempatkan konflik tersebut dalam narasi yang lebih luas tentang perlawanan dan solidaritas regional.
Zolfaghari menegaskan bahwa perjuangan Palestina tetap tertanam kuat dalam identitas politik Iran, menggambarkannya sebagai masalah keadilan yang menyangkut seluruh bangsa Islam.
Bukan Hanya PertahananMenurut Zolfaghari, kekuatan militer Iran saat ini harus dipahami dalam konteks yang lebih luas yang melampaui pembalasan atau pertahanan nasional.
Ia mengindikasikan bahwa Teheran memandang tindakannya sebagai bagian dari perjuangan yang lebih luas yang terkait dengan apa yang digambarkannya sebagai penindasan di seluruh wilayah, dengan Palestina sebagai pusat kerangka kerja tersebut.
Iran yang konsisten memposisikan peran regionalnya sebagai strategis dan ideologis, menghubungkan operasi militer dengan komitmen politik yang telah lama ada.
Komitmen Iran membela Palestina tidak lain menegaskan bahw perjuangan Palestina tetap menjadi elemen penting dalam wacana politik Iran sejak Revolusi Islam, dan tetap relevan selama beberapa dekade perubahan regional.
Sekali lagi dalam pernyataannya dengan tegas dikatakan bahwa rakyat Palestina tidak sendirian dalam konfrontasi mereka, melainkan Iran berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dalam segala keadaan, dan hingga apa yang ia sebut sebagai pemulihan hak-hak mereka.
Baca juga: Dampak Perang Iran vs Amerika-Israel, Presiden Prabowo Tunda Pengiriman Pasukan TNI ke GazaPernyataan Abu ObeidaPesan dari Ibrahim Zolfaghari ini disampaikan satu hari setelah pernyataan Abu Obeida, juru bicara militer Brigade Al-Qassam, yang secara eksplisit mengaitkan serangan Iran dengan Gaza dan perjuangan Palestina yang lebih luas.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, Abu Obeida menggambarkan Iran sebagai "garis pertahanan terdepan" untuk kawasan tersebut, dan menganggap serangan rudal Iran sebagai respons langsung bukan hanya terhadap agresi terhadap Iran, tetapi juga terhadap perang genosida di Gaza.
Abu Obeida menekankan bahwa tindakan Iran merupakan bagian dari konfrontasi yang lebih luas dengan Israel, memperkuat gagasan bahwa berbagai front, dari Gaza hingga Iran, saling terkait dalam kerangka konflik yang sama.
(lsi)