LANGIT7.ID-, Jakarta - - The Council on American-Islamic Relations (CAIR), sebuah organisasi hak-hak sipil dan advokasi Muslim terbesar di Amerika Serikat menyambut baik
pengumuman pemerintah Kanada, tentang rencana
pengakuan negara Palestina.
Bahkan CAIR juga menyinggung soal ancaman Presiden Amerika Serikat
Donald Trump terhadap Kanada, untuk membatalkan perjanjian perdagangan. Mereka menilai, reaksi Trump sebagai "tanda terbaru" bahwa pemerintahannya mengutamakan Israel, bukan Amerika.
Melansir dari laman resmi CAIR, Jumat (1/8/2025), dalam sebuah pernyataan organisasi ini mengatakan:
1. Kami menyambut baik keputusan pemerintah Kanada yang telah lama tertunda untuk bergabung dengan sebagian besar negara di dunia dalam mengakui negara Palestina.
2. Ancaman tersirat Presiden Trump untuk membatalkan perjanjian perdagangan AS-Kanada atas keputusan Kanada merupakan tanda terbaru bahwa pemerintahan Trump sedang menjalankan kebijakan luar negeri Israel First, bukan kebijakan luar negeri America First.
Baca juga: Donald Trump Ancam Kanada Soal Kesepakatan Dagang, Buntut Pengakuan Negara Palestina3. Presiden Trump harus menuntut diakhirinya penindasan Israel yang didanai AS terhadap rakyat Palestina dan bergabung dengan Kanada, Inggris, Prancis, dan sebagian besar negara lain dalam mengakui Negara Palestina.”
Selain itu, CAIR juga menyebutkan bahwa Dewan Nasional Muslim Kanada (NCCM) menyambut baik keputusan Kanada untuk mengakui Palestina sebagai sebuah negara dalam sidang umum PBB, bulan September mendatang. Mereka menyebutnya sebagai langkah "bersejarah" dan "sebuah langkah kecil ke arah yang benar".
Baca juga: Kanada Ikuti Langkah Prancis dan Inggris, dengan Mengakui Negara PalestinaPerdana Menteri Kanada Mark Carney membuat pengumuman pada hari Rabu lalu. Ia mengatakan bahwa Kanada akan mengakui Palestina pada bulan September, dengan asumsi Otoritas Palestina menindaklanjuti beberapa komitmen.
Jika sebelumnya Prancis dan Inggris baru-baru ini telah mengumumkan secara resmi bahwa akan mengakui negara Palestina, kini giliran Kanada yang mengikuti Langkah kedua negara tersebut.
Keputusan ini menjadikan Kanada sebagai negara G7 ketiga yang membuat pengumuman serupa, dalam beberapa hari terakhir.
Pernyataan tersebut muncul sehari setelah Inggris mengumumkan akan mengakui negara Palestina pada bulan September. Serta seminggu setelah Prancis mengumumkan rencana serupa.
Baca juga: Presiden Emmanuel Macron Umumkan Prancis Akan Mengakui Negara Palestina(lsi)