Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home global news detail berita

Susul Prancis dan Inggris, Kanada dan Malta akan Akui Negara Palestina di Sidang Umum PBB

esti setiyowati Kamis, 31 Juli 2025 - 20:59 WIB
Susul Prancis dan Inggris, Kanada dan Malta akan Akui Negara Palestina di Sidang Umum PBB
Susul Prancis dan Inggris, Kanada dan Malta akan Akui Negara Palestina di Sidang Umum PBB. Foto: Pexels/Social Soup Social Media.
LANGIT7.ID-, New York - Kanada dan Malta akan mengakui negara Palestina, menyusul Prancis dan Inggris, selama Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada September mendatang.

Langkah mengakui kedaulatan Palestina ini muncul di tengah desakan Eropa pada Israel agar menghentikan perang di Gaza, yang menyebabkan kelaparan meluas di jalur tersebut, serta menghentikan perluasan permukiman di Tepi Barat.

Baca juga: Presiden Emmanuel Macron Umumkan Prancis Akan Mengakui Negara Palestina

"Tingkat penderitaan manusia di Gaza tidak dapat ditoleransi," ujar Perdana Menteri Kanada Mark Carney setelah rapat kabinet pada Rabu (30/7/2025).

Carney menekankan perlunya kerja sama internasional untuk memastikan perdamaian dan stabilitas abadi di kawasan tersebut.

"Kanada telah lama berkomitmen pada solusi dua negara. Sebuah negara Palestina yang merdeka, layak, dan berdaulat yang hidup berdampingan dengan negara Israel dalam damai dan aman," tambahnya.

Sebagai imbalannya, Kanada ingin melihat reformasi dalam pemerintahan Otoritas Palestina, termasuk pemilihan umum yang akan diadakan pada tahun 2026 dengan mengesampingkan kelompok militan, Hamas.

"Kanada akan meningkatkan upayanya dalam mendukung pemerintahan demokratis yang kuat di Palestina," pungkas Carney.

Baca juga: Inggris, Prancis dan Arab Saudi Duduk Satu Meja Bahas Rencana Juni Mengakui Negara Palestina

Malta sejak lama mendukung kedaulatan Palestina dan hak menentukan nasib sendiri bagi warganya.

Christopher Cutajar, sekretaris tetap Kementerian Luar Negeri Malta, menyampaikan pengumuman tersebut sebelumnya pada konferensi PBB tentang solusi dua negara.

"Sebagai aktor yang bertanggung jawab, kita memiliki kewajiban untuk berupaya menerjemahkan konsep solusi dua negara dari teori ke praktik," ujar Cutajar.

Hal ini terjadi sehari setelah Perdana Menteri Keir Starmer mengumumkan bahwa Inggris akan secara resmi mengakui negara Palestina sebelum pertemuan tahunan para pemimpin dunia di Majelis Umum yang beranggotakan 193 orang pada September.

Presiden Emmanuel Macron mengonfirmasi keputusan Prancis meresmikan langkah tersebut pada September sepekan sebelumnya.

Baca juga: Armenia Mengakui Negara Palestina, Israel Panggil Duta Besar

Ini menjadikan Prancis sebagai negara G7 pertama dan anggota tetap Dewan Keamanan PBB pertama yang mengakui Palestina.

Setidaknya 147 negara anggota PBB, termasuk sepuluh negara anggota Uni Eropa, telah mengakui negara Palestina.

Pengakuan ini melibatkan pengakuan kedaulatan dan kemerdekaan Palestina di dalam wilayahnya sebelum perang Timur Tengah tahun 1967. Wilayah ini mencakup Tepi Barat, Gaza, dan Yerusalem Timur.

Israel menentang solusi dua negara dan memboikot konferensi PBB yang diadakan di New York City, bersama sekutu terdekatnya, Amerika Serikat. (Euronews/es).

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)