Realisasikan Wajib PAUD 1 tahun, Kemendikdasmen Kolaborasi dengan Mitra Pendidikan
Lusi mahgriefie
Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:00 WIB
Sumber: kemdikdasmen.go.id
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah(Kemendikdasmen) terus berupaya mewujudkanPendidikan Bermutu untuk Semua, salah satunya dengan mendukung percepatan program prioritas sepertiWajib Belajar 13 Tahun.
Langkah yang ditempuh yaitu Kemendikdasmen terus mengedepankan semangat gotong royong lintas elemen bangsa.
Melalui Direktorat JenderalPendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah(Ditjen PAUD Dasmen) yang menjadi motor penggerak percepatan implementasi program prioritas, melibatkan berbagai mitra pendidikan, mulai dari organisasi masyarakat, lembaga keagamaan, hingga mitra internasional.
Sejak awal tahun 2025, Ditjen PAUD Dasmen aktif menggelar audiensi, koordinasi, hingga penyusunan rencana tindak lanjut bersama mitra strategis. Di antaranya, LP Ma’arif NU, UNICEF, INOVASI,PP Muhammadiyah,PP Aisyiyah, Majelis Pendidikan Kristen Indonesia (MPKI), Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK), dan Save the Children.
Para mitra ini menyatakan komitmen mendukung percepatan program prioritas yaitu Wajib Belajar 13 Tahun dan lainnya yaituRevitalisasi Sekolah,Digitalisasi Pembelajaran,Penguatan Pendidikan Karakter,Makan Bergizi Gratis(MBG), serta Penjaminan Mutu Pendidikan.
"Ditjen PAUD Dasmen senantiasa terbuka atas partisipasi seluruh mitra pendidikan untuk bersama-sama mempercepat implementasi program prioritas. Hanya dengan gotong royong, pendidikan bermutu untuk semua bisa benar-benar terwujud," tegas Direktur Jenderal PAUD Dasmen, Gogot Suharwoto, di Jakarta, dikutip Rabu (20/8/2025).
Hasil kerja sama tersebut mulai terlihat nyata dengan lahirnya Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang disusun bersama pada Juni 2025.
Langkah yang ditempuh yaitu Kemendikdasmen terus mengedepankan semangat gotong royong lintas elemen bangsa.
Melalui Direktorat JenderalPendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah(Ditjen PAUD Dasmen) yang menjadi motor penggerak percepatan implementasi program prioritas, melibatkan berbagai mitra pendidikan, mulai dari organisasi masyarakat, lembaga keagamaan, hingga mitra internasional.
Sejak awal tahun 2025, Ditjen PAUD Dasmen aktif menggelar audiensi, koordinasi, hingga penyusunan rencana tindak lanjut bersama mitra strategis. Di antaranya, LP Ma’arif NU, UNICEF, INOVASI,PP Muhammadiyah,PP Aisyiyah, Majelis Pendidikan Kristen Indonesia (MPKI), Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK), dan Save the Children.
Para mitra ini menyatakan komitmen mendukung percepatan program prioritas yaitu Wajib Belajar 13 Tahun dan lainnya yaituRevitalisasi Sekolah,Digitalisasi Pembelajaran,Penguatan Pendidikan Karakter,Makan Bergizi Gratis(MBG), serta Penjaminan Mutu Pendidikan.
"Ditjen PAUD Dasmen senantiasa terbuka atas partisipasi seluruh mitra pendidikan untuk bersama-sama mempercepat implementasi program prioritas. Hanya dengan gotong royong, pendidikan bermutu untuk semua bisa benar-benar terwujud," tegas Direktur Jenderal PAUD Dasmen, Gogot Suharwoto, di Jakarta, dikutip Rabu (20/8/2025).
Hasil kerja sama tersebut mulai terlihat nyata dengan lahirnya Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang disusun bersama pada Juni 2025.