home global news

Pemerintah Perketat Standar Program MBG Usai Kasus Keracunan Massal

Senin, 29 September 2025 - 10:24 WIB
Pemerintah Perketat Standar Program MBG Usai Kasus Keracunan Massal
LANGIT7.ID-Jakarta;Setelah munculnya kejadian luar biasa (KLB) keracunan di sejumlah daerah, pemerintah langsung melakukan langkah korektif besar untuk menjamin keamanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Perhatian penuh diarahkan pada tata kelola dapur penyedia makanan agar kasus serupa tidak terulang, dengan keselamatan anak ditempatkan sebagai prioritas.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa arahan Presiden sangat jelas untuk bergerak cepat. “Saya sampaikan betapa serius perhatian Bapak Presiden terhadap masalah ini. Atas petunjuk Presiden, kami bergerak cepat. Keselamatan anak adalah prioritas utama. Insiden ini bukan sekadar angka, tetapi menyangkut keselamatan generasi penerus bangsa,” kata Zulkifli Hasan dalam konferensi pers dikutip melalui Youtube Kementerian Kesehatan, dikutip Senin (29/9/2025).

Evaluasi Satuan Penyedia Pangan

Langkah awal yang diambil pemerintah adalah menghentikan sementara operasional Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) yang terindikasi bermasalah. Penutupan ini bertujuan untuk memastikan adanya evaluasi dan investigasi menyeluruh. Selanjutnya, dilakukan peninjauan ketat terhadap disiplin kerja serta keterampilan para juru masak di seluruh SPPG, termasuk yang tidak terdampak KLB.

Baca juga: Usai Nyatakan Valid Food Tray MBG Terpapar Lemak Babi, MUI Minta Segera Setop Penggunaan

Perbaikan Infrastruktur dan Sertifikasi Wajib

Aspek sanitasi menjadi sorotan berikutnya. Pemerintah memastikan kualitas air dan pengelolaan limbah akan diawasi dengan standar nasional. Selain itu, koordinasi antar kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah diperkuat agar perbaikan berjalan lintas sektor.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya