Santri Tak Hanya Ngaji, BI Siapkan Strategi Pesantren Mandiri
Tim langit 7
Senin, 29 September 2025 - 10:39 WIB
Santri Tak Hanya Ngaji, BI Siapkan Strategi Pesantren Mandiri
LANGIT7.ID-Jakarta;Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Universitas Airlangga kembali menginisiasi diskusi publik dengan menghadirkan tema kewirausahaan pesantren. Kegiatan bertajuk Pesantrenpreneur: Menggali Potensi Ekonomi Pesantren ini berlangsung secara daring pada Jumat (26/9) dan menghadirkan Yason Taufik Akbar, SEI, MSEI, perwakilan dari Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia (BI).
Pesantren sebagai Motor Ekonomi
Dalam penjelasannya, Yason menekankan pentingnya peran pesantren yang tidak sebatas tempat pendidikan agama. Ia menilai, lembaga ini mampu bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang berdampak pada ekonomi nasional.
“Pesantren bukan hanya lembaga pendidikan agama, tetapi juga memiliki peluang nyata memberi kontribusi bagi perekonomian nasional,” ucap dia dalam keterangannya, dikutip Senin (29/9/2025).
Untuk itu, BI merancang langkah strategis yang melibatkan integrasi fungsi pendidikan, dakwah, sekaligus penguatan sektor usaha. Menurut Yason, program yang digerakkan mencakup peningkatan akses pesantren ke pembiayaan syariah, pengembangan kurikulum kewirausahaan, hingga kolaborasi dengan pelaku usaha menengah maupun besar.
“Pesantren dapat menjadi penggerak ekonomi melalui penguatan infrastruktur bisnis dan jaringan kelembagaan. Dengan begitu, santri tidak hanya belajar agama, tetapi juga memiliki bekal keterampilan ekonomi,” tambahnya.
Dukungan Ekosistem Halal
Pesantren sebagai Motor Ekonomi
Dalam penjelasannya, Yason menekankan pentingnya peran pesantren yang tidak sebatas tempat pendidikan agama. Ia menilai, lembaga ini mampu bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang berdampak pada ekonomi nasional.
“Pesantren bukan hanya lembaga pendidikan agama, tetapi juga memiliki peluang nyata memberi kontribusi bagi perekonomian nasional,” ucap dia dalam keterangannya, dikutip Senin (29/9/2025).
Untuk itu, BI merancang langkah strategis yang melibatkan integrasi fungsi pendidikan, dakwah, sekaligus penguatan sektor usaha. Menurut Yason, program yang digerakkan mencakup peningkatan akses pesantren ke pembiayaan syariah, pengembangan kurikulum kewirausahaan, hingga kolaborasi dengan pelaku usaha menengah maupun besar.
“Pesantren dapat menjadi penggerak ekonomi melalui penguatan infrastruktur bisnis dan jaringan kelembagaan. Dengan begitu, santri tidak hanya belajar agama, tetapi juga memiliki bekal keterampilan ekonomi,” tambahnya.
Dukungan Ekosistem Halal