Sekolah Terpadu Samarinda dengan Kurikulum Bilingual Resmi Dibuka Menteri Abdul Mu'ti
Lusi mahgriefie
Kamis, 02 Oktober 2025 - 07:07 WIB
Abdul Muti resmikan Sekolah Terpadu Samarinda. Foto: dok. kemendikdasmen
Keberadaan Sekolah Terpadu dengan kurikulum bilingual, yang menggabungkan Kurikulum Merdeka Nasional dan kurikulum Cambridge adalah langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda menghadapi era global.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan tentang pentingnya penguasaan bahasa Inggris serta bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Math) sejak dini.
"Bahasa Inggris adalah bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, mulai kelas 3 SD bahasa Inggris sudah kami jadikan mata pelajaran wajib. Begitu juga dengan penguatan sains dan matematika sejak pendidikan anak usia dini," kata Mendikdasmen saat meresmikan Sekolah Terpadu di Samarinda, Selasa lalu, dikutip Kamis (2/10/2025).
Abdul Mu'ti meresmikan Sekolah Terpadu Samarinda yang terdiri dari tiga jenjang pendidikan, yaitu SD Negeri 028 Sungai Kunjang, SMP Negeri 16 Samarinda, dan SMA Prestasi Samarinda.
Sekolah terpadu yang dibangun di atas lahan Pemerintah Kota Samarinda ini diharapkan menjadi model sekolah unggul non-asrama yang mengintegrasikan mutu akademik, karakter, serta fasilitas pendidikan modern.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Samarinda, Andi Harun, atas komitmen besar membangun sarana pendidikan terpadu dan gratis bagi masyarakat. "Ini bukan hanya sekolah bertaraf internasional, tapi juga sekolah gratis. Komitmen seperti ini akan melahirkan generasi Samarinda yang unggul, bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga tingkat nasional bahkan dunia," ujar Menteri Mu'ti.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan tentang pentingnya penguasaan bahasa Inggris serta bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Math) sejak dini.
"Bahasa Inggris adalah bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, mulai kelas 3 SD bahasa Inggris sudah kami jadikan mata pelajaran wajib. Begitu juga dengan penguatan sains dan matematika sejak pendidikan anak usia dini," kata Mendikdasmen saat meresmikan Sekolah Terpadu di Samarinda, Selasa lalu, dikutip Kamis (2/10/2025).
Abdul Mu'ti meresmikan Sekolah Terpadu Samarinda yang terdiri dari tiga jenjang pendidikan, yaitu SD Negeri 028 Sungai Kunjang, SMP Negeri 16 Samarinda, dan SMA Prestasi Samarinda.
Sekolah terpadu yang dibangun di atas lahan Pemerintah Kota Samarinda ini diharapkan menjadi model sekolah unggul non-asrama yang mengintegrasikan mutu akademik, karakter, serta fasilitas pendidikan modern.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Samarinda, Andi Harun, atas komitmen besar membangun sarana pendidikan terpadu dan gratis bagi masyarakat. "Ini bukan hanya sekolah bertaraf internasional, tapi juga sekolah gratis. Komitmen seperti ini akan melahirkan generasi Samarinda yang unggul, bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga tingkat nasional bahkan dunia," ujar Menteri Mu'ti.