Rumah Sakit di Kota Bogo Filipina Kewalahan Atasi Lonjakan Pasien Korban Gempa
Lusi mahgriefie
Kamis, 02 Oktober 2025 - 06:50 WIB
Foto: AP
Rumah sakit di Kota Bogo dilaporkan telah kewalahan menangani pasien korban gempa bumi yang terus berdatangan, termasuk beberapa pasien yang juga telah dievakuasi akibat gempa susulan.
"Kota Bogo telah mencapai kapasitas maksimumnya, tetapi pasien masih terus berdatangan," ujar seorang perwakilan Senator Risa Hontiveros, Ketua Komite Kesehatan Senat Filipina yang mengawasi operasi bantuan, kepada Al Jazeera, dikutip Kamis (2/10/2025).
Staf senator mengatakan, mereka mengunjungi rumah sakit provinsi di Kota Bogo. Dokter setempat, Dr. Yurangco, mengatakan bahwa rumah sakit tersebut tidak mengalami kerusakan besar, tetapi staf rumah sakit kewalahan menghadapi lonjakan pasien.
Staf senator menambahkan, mereka saat ini berfokus pada pengiriman dua truk air ke rumah sakit karena kebutuhan air minum di sekitar rumah sakit.
Baca juga:Gempa Bumi Guncang Kota Bogo Filipina, Hampir 70 Orang Tewas dan Ratusan Terluka
Sementara Palang Merah Filipina mengatakan kepada CNN bahwa mereka telah membantu perawatan medis dan merawat setidaknya 60 orang yang terluka di tiga provinsi.
Beberapa jam setelah gempa bumi, pemerintah daerah di provinsi Cebu meminta bantuan kepada pemerintah daerah serta organisasi bantuan nasional dan internasional untuk air dan peralatan guna membantu upaya pencarian dan penyelamatan.
"Kota Bogo telah mencapai kapasitas maksimumnya, tetapi pasien masih terus berdatangan," ujar seorang perwakilan Senator Risa Hontiveros, Ketua Komite Kesehatan Senat Filipina yang mengawasi operasi bantuan, kepada Al Jazeera, dikutip Kamis (2/10/2025).
Staf senator mengatakan, mereka mengunjungi rumah sakit provinsi di Kota Bogo. Dokter setempat, Dr. Yurangco, mengatakan bahwa rumah sakit tersebut tidak mengalami kerusakan besar, tetapi staf rumah sakit kewalahan menghadapi lonjakan pasien.
Staf senator menambahkan, mereka saat ini berfokus pada pengiriman dua truk air ke rumah sakit karena kebutuhan air minum di sekitar rumah sakit.
Baca juga:Gempa Bumi Guncang Kota Bogo Filipina, Hampir 70 Orang Tewas dan Ratusan Terluka
Sementara Palang Merah Filipina mengatakan kepada CNN bahwa mereka telah membantu perawatan medis dan merawat setidaknya 60 orang yang terluka di tiga provinsi.
Beberapa jam setelah gempa bumi, pemerintah daerah di provinsi Cebu meminta bantuan kepada pemerintah daerah serta organisasi bantuan nasional dan internasional untuk air dan peralatan guna membantu upaya pencarian dan penyelamatan.