home global news

Fadli Zon Terima Museum Studio Prancis, Bahas Kerja Sama Strategis Warisan Budaya dan Museum Indonesia

Jum'at, 03 Oktober 2025 - 18:45 WIB
Fadli Zon Terima Museum Studio Prancis, Bahas Kerja Sama Strategis Warisan Budaya dan Museum Indonesia
LANGIT7.ID-Jakarta;Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menerima kunjungan strategis dari Deputy CEO Museum Studio, Vincent Larnicol, bersama tim di Gedung E, Kementerian Kebudayaan, guna membahas potensi kerja sama jangka panjang dalam pengembangan sektor budaya dan museum di Indonesia. Pertemuan ini menandai langkah awal upaya kolaboratif antara Indonesia dan Museum Studio, penyedia layanan budaya dan museum terkemuka asal Prancis.

Museum Studio, yang berbasis di Prancis, dikenal luas melalui proyek-proyek prestisiusnya di berbagai belahan dunia. Dalam pertemuan ini, Vincent Larnicol memperkenalkan Museum Studio, dengan portofolio mencakup konsultasi, kurasi, desain pameran, manajemen proyek, produksi pameran imersif, branding, hingga pengelolaan museum.

Menbud Fadli Zon menyambut baik niat dan tawaran kerja sama dari Museum Studio. Ia menegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan warisan budaya dan situs-situs bersejarah yang memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan menjadi penggerak ekonomi budaya berkelanjutan.

“Indonesia adalah negara dengan kekayaan warisan budaya yang sangat besar, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Namun, tantangannya adalah bagaimana mengelola, merawat, dan mempresentasikan warisan ini dengan pendekatan yang relevan, modern, dan tetap berakar pada nilai-nilai lokal. Kami menyambut baik kehadiran Museum Studio sebagai mitra potensial untuk memperkuat ekosistem kebudayaan nasional dengan pengalaman dan jaringan internasionalnya,” ujar Menbud Fadli dalam keterangannya, Jumat (3/10/2025).

Vincent Larnicol menyampaikan komitmen Museum Studio untuk mendukung strategi kebudayaan Indonesia dengan pendekatan holistik, dari perencanaan masterplan situs warisan budaya, pengembangan museum dan pengalaman imersif, hingga branding dan strategi komunikasi. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah pengembangan narasi budaya Indonesia untuk pasar global, termasuk potensi pembuatan produk retail budaya (merchandise museum), penerbitan internasional, hingga kreasi kekayaan intelektual (IP) lokal.

Vincent juga menekankan pentingnya pendekatan inovatif dalam menyampaikan cerita budaya, terutama bagi generasi muda, dengan memadukan pengalaman fisik dan digital (hybrid experience), tetapi tetap menjunjung tinggi keaslian artefak dan narasi sejarah.

“Kami percaya bahwa museum adalah tempat terakhir yang menjaga kebenaran. Museum tetap menjadi rujukan utama bagi generasi muda untuk memahami warisan mereka,” ungkap Larnicol dalam paparannya. Ia menyoroti kekayaan warisan budaya Indonesia yang luar biasa. “Indonesia adalah permata. Situs-situs warisan budayanya luar biasa, dengan potensi pariwisata budaya yang sangat besar. Kami melihat Indonesia sebagai ‘the next big thing’ di dunia budaya global,” tambahnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya