home global news

Perampokan Museum Louvre Merambah ke Politik, Emmanuel Macron Pun Diserang

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:07 WIB
Foto: ist
Perampokan yang terjadi di Museum Louvre pada Minggu (19/10) langsung merembet ke ranah politik. Pemimpin sayap kanan Jordan Bardella, menggunakan peristiwa ini untuk menyerang Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang tengah menghadapi parlemen terpecah belah.

"Louvre adalah simbol global budaya kita," tulis Bardella di X. "Perampokan ini, yang memungkinkan pencuri, mencuri permata dari kerajaan Prancis, merupakan penghinaan yang tak tertahankan bagi negara kita. Sejauh mana kehancuran negara ini akan berlangsung?", sambungnya.

Di sisi lain, Macron memberikan komentarnya atas kasus perampokan yang menggemparkan dunia itu. Ia mengatakan, Prancis akan "mengambil kembali karya-karya tersebut, dan para pelakunya akan diadili. Pencurian yang dilakukan di Louvre merupakan serangan terhadap warisan yang kita hargai karena merupakan sejarah kita".

Baca juga:Geger, Museum Louvre Prancis Dirampok di Siang Bolong, 8 Perhiasan Napoleon Raib

Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nuñez menyebutnya sebagai "perampokan besar", seraya mencatat bahwa langkah-langkah keamanan di Louvre telah diperkuat dalam beberapa tahun terakhir, dan akan diperkuat lebih lanjut sebagai bagian dari perombakan museum senilai jutaan Euro.

Keamanan di sekitar karya-karya besar tetap ketat. Lukisan Mona Lisa berada di balik kaca antipeluru dalam kotak ber-AC. Tetapi pencurian hari Minggu juga menggarisbawahi bahwa perlindungan tidak sama ketatnya di lebih dari 33.000 objek di Louvre. Insiden ini merupakan aib lain bagi museum yang sudah diawasi ketat.

Seorang pengunjung Louvre, Magali Cunel yang berprofesi guru bahasa Prancis dari dekat Lyon, mengungkapkan apa yang dipikirkan banyak orang yaitu "Bagaimana mereka bisa naik lift ke jendela dan mengambil perhiasan di siang hari? Sungguh tidak dapat dipercaya bahwa museum setenar ini bisa memiliki celah keamanan yang begitu kentara."
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya