Perjalanan Karier Eks Ketua KPK Antasari Azhar Semasa Hidup
Lusi mahgriefie
Sabtu, 08 November 2025 - 15:10 WIB
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar. Foto: Ist
Nama Antasari Azhar begitu dikenal sebagai sosok yang gigih memberantas korupsi dan namanya begitu terkenal ketika menjabat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 18 Desember 2007-11 Oktober 2009. Bagaimana perjalanan karier Antasari, berikut profil singkatnya.
Antasari lahir di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, 18 Maret 1953. Ia merupakan anak ke-4 dari 15 bersaudara, anak dari pasangan H. Azhar Hamid, S.H. dan Hj. Asnani (alm.). Ayah dari Antasari Azhar pernah menjabat sebagai kepala kantor pajak di Bangka Belitung.
Dalam hal karier, Antasari memulainya dengan bekerja di BPHN Departemen Kehakiman (1981-1985). Kemudian ia diterima menjadi jaksa fungsional di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (1985-1989).
Setelah itu, dia menjadi Jaksa Fungsional di Kejaksaan Negeri Tanjung Pinang (1989-1992), Kasi Penyidikan Korupsi Kejaksaan Tinggi Lampung (1992-1994), dan kemudian Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (1994-1996).
Baca juga:Eks Ketua KPK Antasari Azhar Meninggal Dunia, Shalat Jenazah Digelar Ba'da Ashar
Kemudian, Antasari mulai merasakan posisi puncak dengan menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Baturaja (1997-1999).
Karirnys terus melaju hinga ia mulai berkarier di jajaran Kejaksaan Agung. Tahun 1999, ia menjadi Kasubdit upaya hukum pidana khusus Kejaksaan Agung, Kasubdit Penyidikan Pidana khusus Kejaksaan Agung (1999-2000) dan terakhir Kepala bidang hubungan media massa Kejaksaan Agung (2000).
Antasari lahir di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, 18 Maret 1953. Ia merupakan anak ke-4 dari 15 bersaudara, anak dari pasangan H. Azhar Hamid, S.H. dan Hj. Asnani (alm.). Ayah dari Antasari Azhar pernah menjabat sebagai kepala kantor pajak di Bangka Belitung.
Dalam hal karier, Antasari memulainya dengan bekerja di BPHN Departemen Kehakiman (1981-1985). Kemudian ia diterima menjadi jaksa fungsional di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (1985-1989).
Setelah itu, dia menjadi Jaksa Fungsional di Kejaksaan Negeri Tanjung Pinang (1989-1992), Kasi Penyidikan Korupsi Kejaksaan Tinggi Lampung (1992-1994), dan kemudian Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (1994-1996).
Baca juga:Eks Ketua KPK Antasari Azhar Meninggal Dunia, Shalat Jenazah Digelar Ba'da Ashar
Kemudian, Antasari mulai merasakan posisi puncak dengan menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Baturaja (1997-1999).
Karirnys terus melaju hinga ia mulai berkarier di jajaran Kejaksaan Agung. Tahun 1999, ia menjadi Kasubdit upaya hukum pidana khusus Kejaksaan Agung, Kasubdit Penyidikan Pidana khusus Kejaksaan Agung (1999-2000) dan terakhir Kepala bidang hubungan media massa Kejaksaan Agung (2000).