Rasional dan Proporsional Dalam Menyikapi Zohran Mamdani
Tim langit 7
Senin, 10 November 2025 - 00:00 WIB
Rasional dan Proporsional Dalam Menyikapi Zohran Mamdani
Oleh Shamsi Ali Al-Nuyorki
LANGIT7.ID-Saya kembali mengklarifikasi beberapa hal yang menjadi perbincangan hangat tentang Zohran Mamdani, Walikota New York terpilih. Semalam saya sudah klarifikasi telah Syiah. Bahwa bagi Zohran Sunni-Syiah bukan hal yang penting lagi. Dan sejujurnya kebanyakan kita dalam memahami isu ini “sempit” dan cenderung “menjeneralisir” isu.
Kali ini saya kembai mengklarifikasi satu isu yang juga luas diperbincangkan. Yaitu isu LGBTQ. Sebuah isu global yang mengancam nilai-nilai kehidupan dan moralitas kehidupan. Zohran dalam beberapa kesempatan nampak bersahabat dan membela kelompok ini. Tapi benarkah demikian?
Sebagai teman dekat dalam dua tahun terakhir saya beberapa kali barbicara dengan beliau secara dekat mengenai banyak hal. Dari isu Palestina/Gaza, zionisme vs Yahudi, permasalahan tunawisma atau gelandangan (hameless) di Kota New York, isu prostitusi, hingga isu-isu sosial seperti LGBTQ ini.
Dari perbincangan-perbincangan yang terjadi saya menyimpulkan hal-hal berikut:
Satu, Zohran dalam melihat permasalahan-permasalahan yang ada tidak secara parsial, tapi secara menyeluruh. Isu LGBTQ dan prostitusi misalnya tidak dilihat hanya dari perspektif hukum dan agama. Tapi juga dengan kacamata sosial dan ekonomi.
Dua, Zohran berpegang teguh kepada kemanusiaan (humanity) dan nilai-nilai universal, termasuk keadilan untuk semua. Bahwa seburuk apapun seseorang, jangan pernah menghakimi karena semua manusia punya kesempatan untuk melakukan perubahan. Dan semua manusia memiliki hak untuk diperlakukan secara adil.
LANGIT7.ID-Saya kembali mengklarifikasi beberapa hal yang menjadi perbincangan hangat tentang Zohran Mamdani, Walikota New York terpilih. Semalam saya sudah klarifikasi telah Syiah. Bahwa bagi Zohran Sunni-Syiah bukan hal yang penting lagi. Dan sejujurnya kebanyakan kita dalam memahami isu ini “sempit” dan cenderung “menjeneralisir” isu.
Kali ini saya kembai mengklarifikasi satu isu yang juga luas diperbincangkan. Yaitu isu LGBTQ. Sebuah isu global yang mengancam nilai-nilai kehidupan dan moralitas kehidupan. Zohran dalam beberapa kesempatan nampak bersahabat dan membela kelompok ini. Tapi benarkah demikian?
Sebagai teman dekat dalam dua tahun terakhir saya beberapa kali barbicara dengan beliau secara dekat mengenai banyak hal. Dari isu Palestina/Gaza, zionisme vs Yahudi, permasalahan tunawisma atau gelandangan (hameless) di Kota New York, isu prostitusi, hingga isu-isu sosial seperti LGBTQ ini.
Dari perbincangan-perbincangan yang terjadi saya menyimpulkan hal-hal berikut:
Satu, Zohran dalam melihat permasalahan-permasalahan yang ada tidak secara parsial, tapi secara menyeluruh. Isu LGBTQ dan prostitusi misalnya tidak dilihat hanya dari perspektif hukum dan agama. Tapi juga dengan kacamata sosial dan ekonomi.
Dua, Zohran berpegang teguh kepada kemanusiaan (humanity) dan nilai-nilai universal, termasuk keadilan untuk semua. Bahwa seburuk apapun seseorang, jangan pernah menghakimi karena semua manusia punya kesempatan untuk melakukan perubahan. Dan semua manusia memiliki hak untuk diperlakukan secara adil.