home wisata halal

Tenganan Pegringsingan, Desa Wisata Adat Kuno di Bali

Sabtu, 09 Oktober 2021 - 13:45 WIB
Desa Wisata Tenganan Pegringsingan di Kabupaten Karangasem, Bali. (Foto: Istimewa)
Desa Tenganan atau dikenal dengan Tenganan Pegringsingan, merupakan salah satu dari sejumlah desa kuno di Pulau Bali. Pola kehidupan masyarakatnya mencerminkan kebudayaan dan adat istiadat desa Bali Aga (pra Hindu) yang berbeda dari desa-desa lain di Bali.

Desa Wisata Adat Tenganan Pengringsingan terletak di Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Desa ini berjarak 15 km dari pusat kota Amlapura dan 65 km dari pusat kota Denpasar.

Berbeda dengan desa-desa di Bali pada umumnya, Tenganan Pegringsingan masih kokoh mempertahankan jati dirinya sebagai desa adat yang tak tergerus oleh pengaruh zaman modern. Desa ini tetap tegar bertahan dari gempuran "reformasi peradaban" dan pesatnya teknologi informasi yang berperan dalam memengaruhi pola hidup manusia secara signifikan.

Desa Tenganan memiliki keunikan diantara desa lainnya karena landscape desa yang dibuat berundak atau terasering dengan posisi makin ke selatan makin rendah. Tujuannya untuk menghidari kikisan air hujan.

Baca juga:Destinasi Wisata Pedestrian Palembang Dipindahkan ke Pinggiran Sungai

Di dalam desa juga dibuat saluran limbah atau utilitas lingkungan yang terencana dengan baik, seperti adanya boatan, teba pisan dan paluh menuju sungai. Pemukian di desa ini berpetak-petak lurus dari utara ke selatan dengan luas pekarangan yang sama, yakni 2,342 are.

Sebagai obyek wisata budaya yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Karangasem, Desa Tenganan Pegringsingan memiliki identitas yang tidak dimiliki desa-desa di Bali lainnya. Misalnya, bangunan rumah yang masih tradisional.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
desa wisata tenganan pegringsingan bali wisata adat
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya