Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 03 September 2026
home global news detail berita

Bank Saqu Perluas Ekosistem Solopreneur, Ada Business Matchmaking hingga Kredit Rp30 Juta

nabil Kamis, 03 September 2026 - 17:14 WIB
Bank Saqu Perluas Ekosistem Solopreneur, Ada Business Matchmaking hingga Kredit Rp30 Juta
LANGIT7.ID-Jakarta; Pelaku usaha kini tidak hanya membutuhkan pengetahuan untuk mengembangkan bisnis. Akses terhadap jaringan, peluang pasar, dan dukungan finansial ikut menjadi bagian penting dalam perjalanan sebuah usaha.

Kebutuhan tersebut menjadi fokus Bank Saqu melalui Solopreneur Society: The Founders Club 2026. Program ini menghadirkan tiga bagian utama, yakni industry insights, networking dan business matchmaking yang terkurasi.

Business matchmaking menjadi salah satu pembeda utama dibandingkan penyelenggaraan Solopreneur Academy sebelumnya. Para founder akan dipertemukan dengan pelaku bisnis yang relevan berdasarkan kebutuhan dan potensi masing-masing usaha.

Pertemuan tersebut diarahkan untuk membuka penjajakan kerja sama, akses pasar, maupun peluang bisnis baru.

Program ini juga mempertemukan berbagai pihak dalam ekosistem bisnis, mulai dari sesama founder, pemilik brand, supplier, strategic partner, hingga ecosystem buyer.

Hendrik Komandangi, Relationship Banking Director Bank Saqu, mengatakan “Dalam dua tahun terakhir, kami melihat perjalanan para solopreneur terus berkembang. Seiring bisnis bertumbuh, kebutuhan mereka pun semakin luas. Selain pengetahuan dan pondasi bisnis yang kuat, mereka membutuhkan akses terhadap jaringan, peluang pasar, dan dukungan finansial yang sesuai dengan tahapan bisnisnya. Karena itu, melalui Solopreneur Society: The Founders Club, kami ingin memperluas dukungan tersebut agar para founder memiliki lebih banyak akses yang dapat membantu mereka membawa bisnis ke tahap berikutnya,” ujar dia, Kamis (3/9/2026).

Perubahan pendekatan ini melanjutkan perjalanan program yang sebelumnya dikenal sebagai Solopreneur Academy. Sejak 2024, program tersebut telah melibatkan lebih dari 1.000 solopreneur dari berbagai industri.

Pada 2024, Bank Saqu Solopreneur Academy membuka ruang bagi solopreneur yang baru merintis untuk belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat fondasi bisnis. Memasuki 2025, program berkembang dengan mempertemukan lebih banyak solopreneur dari berbagai industri untuk memperluas pengetahuan sekaligus membangun jaringan.

Kini, program tersebut berkembang dari ruang pembelajaran menjadi growth ecosystem yang menghubungkan para founder dengan pengetahuan, jaringan bisnis, serta akses terhadap solusi finansial untuk mendukung pertumbuhan usaha.

Pentingnya ekosistem pendukung juga tercermin dalam laporan Striving to Thrive: The State of Indonesian Micro and Small Enterprises 2024/25. Laporan tersebut menunjukkan bahwa lebih dari 50% usaha mikro dan kecil yang mengakses satu atau lebih bentuk dukungan bisnis dalam 12 bulan terakhir melaporkan peningkatan pendapatan, dibandingkan 37% pada usaha yang tidak mendapatkan dukungan.

Dukungan yang dimaksud mencakup antara lain pendampingan, pelatihan finansial, digital marketing, hingga peer networking.

Untuk memperluas akses tersebut, Bank Saqu berkolaborasi dengan IDN dalam penyelenggaraan Solopreneur Society: The Founders Club tahun ini.

Kolaborasi tersebut menghadirkan ruang yang lebih luas bagi para founder untuk mendapatkan perspektif baru, memperluas jaringan, dan bertemu dengan berbagai pelaku dalam ekosistem bisnis.

William Utomo, Co-Founder & COO of IDN mengatakan “Kami melihat bahwa pertumbuhan bisnis tidak hanya membutuhkan pengetahuan, tetapi juga ekosistem yang dapat membuka akses terhadap koneksi dan peluang yang relevan. Melalui kolaborasi dengan Bank Saqu, IDN ingin turut menghadirkan ruang bagi para founder untuk bertukar perspektif, memperluas jaringan, dan menemukan peluang kolaborasi yang dapat mendukung perkembangan bisnis mereka. Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun ekosistem solopreneur yang semakin terhubung dan memberikan dampak nyata bagi para pelaku usaha,” ujar dia.

Dari sisi industri, founder akan memperoleh perspektif langsung dari praktisi dan expert mengenai tantangan dan peluang di empat kategori bisnis, yaitu coffeepreneur, food & beverage (F&B), MICE, dan artificial intelligence (AI).

Rangkaian sesi tersebut dirancang untuk menghadirkan insight yang relevan dan dapat diterapkan sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan masing-masing industri.

Ekosistem yang dibangun Bank Saqu juga mencakup dukungan finansial. Sebagai bank yang dekat dengan segmen solopreneur, Bank Saqu mendampingi kebutuhan finansial nasabah mulai dari pengelolaan keuangan hingga akses terhadap fasilitas kredit bagi nasabah yang memenuhi kriteria.

Salah satunya melalui Saku Kredit, fasilitas pinjaman Bank Saqu dengan limit sampai dengan Rp30 juta yang dapat digunakan secara fleksibel untuk berbagai kebutuhan.

Bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnisnya, Bank Saqu juga menyediakan Kredit Modal Kerja untuk mendukung kebutuhan modal dan aktivitas operasional usaha.

Pendekatan tersebut turut diperluas melalui keterlibatan Otten Coffee. Tahun ini, Bank Saqu dan Otten Coffee telah menjalin strategic partnership dengan kesamaan visi untuk mendukung perkembangan pelaku usaha di industri kopi.

Kolaborasi tersebut mempertemukan ekosistem dan pemahaman industri yang dimiliki Otten Coffee dengan akses terhadap layanan finansial dari Bank Saqu. Dengan demikian, pelaku usaha dalam ekosistem Otten Coffee dapat memperoleh dukungan yang semakin relevan dalam menjalankan dan mengembangkan bisnisnya.

Jhoni Kusno, CEO Otten Coffee mengatakan “Di Otten Coffee, kami membangun ekosistem yang mendukung coffeepreneurs melalui produk, pengetahuan, dan komunitas. Kami melihat visi yang sejalan dengan Bank Saqu dalam membantu pelaku usaha untuk terus berkembang. Melalui kolaborasi ini, kekuatan ekosistem Otten Coffee dipertemukan dengan akses terhadap solusi finansial Bank Saqu, sehingga coffeepreneurs memiliki dukungan yang semakin relevan dalam perjalanan mengembangkan bisnis mereka," ujar dia.

Melalui Solopreneur Society: The Founders Club, Bank Saqu menghadirkan ekosistem yang menghubungkan pengetahuan, jaringan bisnis, peluang, dan akses finansial untuk mendukung perkembangan usaha.

Inisiatif ini menjadi langkah lanjutan Bank Saqu dalam memperluas dukungan bagi solopreneur di berbagai tahap perjalanan bisnis, sekaligus wujud komitmen untuk menemani nasabah dari merintis hingga mengembangkan bisnis.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 03 September 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:56
Ashar
15:13
Maghrib
17:55
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan