Gratiskan Starlink di Wilayah Bencana, Elon Musk: Tidak Pantas Ambil Untung dari Musibah
Lusi mahgriefie
Ahad, 07 Desember 2025 - 12:22 WIB
Elon Musk tegaskan penggunaan Starlink di wilayah bencana, gratis. Foto: Sociolife
Sebuah unggahan di media sosial tentang pungutan sebesar Rp20 ribu atas penggunaan layanan internet satelit Starlink di wilayah Langsa, Aceh viral. Alasannya, hal ini dinilai sebagai tindakan korupsi sebab pihak Starlink sendiri menyatakan layanannya gratis.
Isu ini dimulai dari unggahan seorang netizen dengan akun @nar**** yang mengunggah tangkapan layar obrolan bersama kerabatnya. Obrolan tersebut menyinggung soal pungutan Rp20 ribu untuk penggunaan internet Starlink di Langsa yang dianggap sebagai pungli.
Sementara itu, akun resmi Starlink di platform X (Twitter), menyampaikan kebijakannya terkait penggunaan layan Starlink sebagai bentuk dukungan pemulihan konektivitas di daerah bencana.
Dalam pernyataannya, Starlink menyebut layanan gratis diberikan kepada pelanggan baru maupun lama hingga akhir Desember 2025.
Baca juga:Kementerian Komdigi: Starlink di Wilayah Banjir Aceh, Gratis dan Tidak Diperjualbelikan
Pendiri dan CEO SpaceX, Elon Musk menuliskan di X bahwa SpaceX memang memiliki kebijakan standar untuk menggratiskan layanan internetnya,Starlink, dalam konteks bencana alam apa pun.
Menurut dia, tidak etis jika SpaceX memungut biaya dari layanan tersebut. "Kami memang menggratiskan Starlink setiap kali terjadi bencana alam di mana pun. Tidak pantas kalau kami mengambil untung dari musibah,” ucap Musk, Sabtu (29/11).
Isu ini dimulai dari unggahan seorang netizen dengan akun @nar**** yang mengunggah tangkapan layar obrolan bersama kerabatnya. Obrolan tersebut menyinggung soal pungutan Rp20 ribu untuk penggunaan internet Starlink di Langsa yang dianggap sebagai pungli.
Sementara itu, akun resmi Starlink di platform X (Twitter), menyampaikan kebijakannya terkait penggunaan layan Starlink sebagai bentuk dukungan pemulihan konektivitas di daerah bencana.
Dalam pernyataannya, Starlink menyebut layanan gratis diberikan kepada pelanggan baru maupun lama hingga akhir Desember 2025.
Baca juga:Kementerian Komdigi: Starlink di Wilayah Banjir Aceh, Gratis dan Tidak Diperjualbelikan
Pendiri dan CEO SpaceX, Elon Musk menuliskan di X bahwa SpaceX memang memiliki kebijakan standar untuk menggratiskan layanan internetnya,Starlink, dalam konteks bencana alam apa pun.
Menurut dia, tidak etis jika SpaceX memungut biaya dari layanan tersebut. "Kami memang menggratiskan Starlink setiap kali terjadi bencana alam di mana pun. Tidak pantas kalau kami mengambil untung dari musibah,” ucap Musk, Sabtu (29/11).